free page hit counter

Rudi Bicara Pembangunan di Musrenbang Lubukbaja, PMR: Jelas dan Terukur

Loading...

Suarasiber.com – Pemkot Batam terus meningkatkan pembangunan hingga level kelurahan. Seperti dilakukan untuk Kecamatan Lubukbaja tahun 2021 ini.

Camat Lubukbaja Novi Harmadyastuti saat laporannya pada Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kecamatan Lubukbaja digelar di Hotel Vista, Kamis (18/2/2021) pagi menyebut total pagu anggaran mencapai Rp 7,1 miliar.

Dana tersebut dari paket kegiatan PSPK sebanyak 46 kegiatan sedangkan DAU tambahan sebanyak 22 paket.

Wali Kota Batam, H Muhammad Rudi yang hadir turut memaparkan rencana pembangunan untuk Kota Batam.

Di antara yang hadir dalam Musrenbang ini ialah pengurus Perjuangan Membela Rakyat (PMR), yakni Sanjaya dan Nur Setuadjid.

Sanjaya selaku Ketua PMR mengatakan pemarapan Rudi dinilainya menyeluruh terpadu dan terukur.

“Sangat terukur baik jangka pendek maupun panjang. Dilakukan sebagai upaya membuat Batam lebih maju ke depan,” ujar Sanjaya, Jumat (19/2/2021) di Baloi, seperti dikutip dari suaratempatan.com

Sementara Dewan Penasihat PMR Nur Setyadjid juga mengapreasiasi kebijakan Rudi. Bahkan saat itu Rudi juga membicarakan masalah hambatan.

Bicara tentang penataan Pelabuhan Batuampar, yang diharapkan Rudi memberikan nilai tambah untuk logistik conectivity tol laut.

Rudi menyebutkan, hal itu bisa diwujudkan dengan memperpendek dualling time sehingga barang yang masuk bisa didistribusikan lebih cepat sampai ke end user (tujuan) dengan memback up akses infrastruktur penambahan jalur jalan.

Namun, kata Rudi, kendalanya terletak pada anggaran, untuk itu pembuat kebijakan harus fokus, yakin dan berani.

“Pak Rudi mengatakan anggaran bukan suatu alasan. Yang penting serius berani membuat terobosan demi perubahan yang lebih baik,” ujar Setyadjid.

Satyadjid juga menggarisbawahi kalimat Rudi saat Musrenbang pada soal niat yang lurus. Dengan niat lurus, kata Setyadjid menirukan Rudi, nantinya juga akan banyak jalan untuk bisa merealisasikannya.

“Sangat komplek menurut saya. Apalagi juga disertai ilustrasi pembentukan zona yang spesifik dan berkarakter seperti Sekupang yang direncanakan sebagai zona untuk destinasi wisata Kesehatan,” imbuhnya.

PMR, kata Setyadjid, mengaku bangga dengan konsep pembangunan yang digagas Rudi. Program yang dirumuskan bukan hanya situasional, melainkan konseptual. Konseptual di sini mengandung makna menyeluruh, terpadu, terukur untuk jangka pendek dan jangka panjang.

“Sebagai penasihat PMR, saya mengimbau kepada sahabat untuk memberikan suplemen energi yang positif demi pembangunan Kota Batam,” harapnya.

Tak lupa Setyadjid juga mengajak warga untuk mendoakan kepemimpinan Rudi – Amsakar di Batam dan Hj Marlin Agustin di Provinsi Kepri, mendampingi Ansar Ahmad. (fut)

Loading...