Kamis, 4 Juni 2026

Stand Up Comedy Mat Ngokngek Gubernur Kepri Bikin Pengunjung Kurma 2024 Terpingkal-pingkal

Tayang:


Suarasiber.com – Tamu undangan dibuat terpingkal-pingkal oleh cerita tentang Mat Ngokngek yang disampaikan oleh Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad di sela acara penutupan Kepulauan Riau Ramadhan Fair (Kurma) 2024, Minggu (24/3) di Pelataran Tugu Sirih Tanjungpinang.

Tidak ada yang mengira jika Gubernur Ansar akan melakukan standup comedy di sela sambutannya di hadapan ketua TP PKK Kepri Hj. Dewi Kumalasari, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kepri Suyono, Penjabat Walikota Tanjungpinang Hasan, S.Sos, kepala OPD, tokoh masyarakat, tokoh kepemudaan, mahasiswa, pelajar serta masyarakat umum lainnya.

Entah fiktif atau nyata dari kisah ‘Mat Ngokngek’ yang diceritakan oleh Gubernur Ansar. Yang jelas sangat menghibur, kocak sekaligus mengandung pesan-pesan moral di dalamnya. Masyarakat beberapa kali bertepuk tangan dan tertawa.


Seperti yang diceritakan Gubernur Ansar, Mat Ngokngek sendiri merupakan kisah pemuda kampung yang jatuh hati kepada anak Pak Haji nan rupawan. Namun Mat Ngokngek tidak berani mendekati karena Pak Haji terkenal galak dan tidak memperkenankan sembarang pemuda untuk mendekati anak gadisnya. Kecuali pemuda tersebut bisa membaca Alquran dengan baik.

Karena terlalu besarnya keinginan Mat Ngokngek bisa dekat dengan anak gadis Pak Haji, maka pemuda kampung itu pun segera menyusun siasat. Dan ternyata teman sekampungnya yang bernama Wak Long juga punya perasaan yang sama terhadap anak Pak Haji. Juga memendam hasrat yang tidak kunjung berani mengutarakannya.

Singkat cerita kedua pemuda kampung itu bertaruh, siapapun yang bisa mendapakan anak Pak Haji akan saling memberikan sesuatu hadiah yang istimewa.

Tidak hanya terfokus dengan isi cerita yang memang mengandung unsur jenaka, namun cara, gaya dan intonasi Gubernur Ansar menyampaikannya juga cukup menarik.

“Kisah Mat Ngokngek ini mengandung pesan agar para pemuda segera bekali diri dengan berbagai ilmu pengetahuan jika menginginkan sesuatu. Jangan dekati anak gadis orang kalau belum mapan,” pesannya.

Adapun Mat Ngokngek kenyataannya bukan pemuda yang pintar, bahkan dia tidak bisa membaca Alquran. Hanya saja Mat Ngokngek punya ‘hoki’ yang besar sehingga  pada akhirnya bisa mempersunting anak Pak Haji.

“Nasib Mat Ngokngek ini bagus, dia selalu beruntung di setiap menghadapi permasalahan. Padahal kenyatannya dia tidak tau apa-apa, bahkan mengaji pun tak bisa,” cerita Ansar disambut tawa hadirin.

Kepada para pemuda dan pemudi di Kepri, Ansar juga berpesan agar utamakan membekali diri dengan ilmu pengetahuan dengan cara perbanyak belajar. Karena segala sesuatu bisa didapat dengan ilmu.

Di akhir standup comedinya, riuh rendah hadirin pun bersahut-sagutan memberi aplaus kepada Gubernur Ansar dibarengi tawa dan teriakan “Mat Ngokngek!, Mat Ngokngek!,”. (*)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Wali Kota Lis Saksikan Penyembelihan Sapi Kurban Bantuan Presiden RI Seberat 1,04 Ton di Tanjungpinang

Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah, bersama tokoh agama dan masyarakat menyaksikan penyembelihan sapi kurban bantuan Presiden RI seberat 1,04 ton di Masjid At-Taubah, Tanjungpinang, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri