free page hit counter

Sebelum Meninggal Pasien Covid-19 di Batam Masih Bagi Sembako dan Tarawih Berjemaah

Loading...

BATAM (suarasiber) – Jumlah pasien Covid-19 di Batam, Kepulauan Riau bertambah lagi 3 orang. Seorang di antaranya sudah meninggal dunia sebelum hasil tesnya diketahui.

Pasien yang meninggal ini dan merupakan pasien No 35, juga masih sempat membagikan sembako. Dia juga masih melaksanakan salat tarawih berjemaah di sekitar tempat tinggalnya di Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong, Kota Batam.

Mengingat fakta itu, kini tim survelans sedang  melakukan proses contact tracing terhadap semua orang. Khususnya, yang ditenggarai berkontak dengan almarhum.  Terutama di sekitar tempat tinggalnya dan lokasi aktifitas yang bersangkutan. 

Hal ini disampaikan Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Batam, HM Rudi kepada wartawan, Selasa (5/5/2020).

Rudi juga menjelaskan, dua pasien Covid-19 lainnya adalah pria dan wanita. Salah seorangnya adalah PNS yang bertugas di Puskesmas di Batam. Selengkapnya sebagai berikut:

1. Seorang perempuan berinisial Nn. NM (41) ASN – Nakes, beralamat di Kawasan Perumahan Batam Centre Kecamatan  Batam Kota. Pasien ini kasus baru No. 33 Kota Batam.

Diketahui pada tanggal 24 Maret 2020, pasien ini close contact dengan kasus terkonfirmasi positif No. 08 Kota Batam, yang saat ini sudah sembuh.

2. Seorang Laki-laki berinisial Tn. I (49), garin masjid di kawasan perumahan Batam Centre Kelurahan Belian, Kecamatan Batam Kota. Pasien ini merupakan kasus baru No. 34 Kota Batam.

Diketahui, pada tanggal 27 April 2020 yang bersangkutan berobat di salah satu klinik di sekitar tempat tinggalnya. Karena mengalami keluhan demam, batuk dan filek disertai sesak nafas.

Tanggal 1 Mei 2020  tim medis melakukan pemeriksaan swab tenggorokan. Dan, diperoleh hasilnya pada hari ini dengan kesimpulan terkonfirmasi positif.

3. Seorang laki-laki berinisial  Tn.DD (57), beralamat di kawasan perumahan Bengkong Kelurahan Sadai, Kecamatan Bengkong Kota Batam. Dan, merupakan kasus baru No. 35 Kota Batam.

Disampaikan bahwa tanggal 1 Mei 2020, pasien ini masuk ke  IGD RS swasta di kawasan Batram Centre. Pasien ini meninggal meninggal dunia, Sabtu (2/5/2020) dini hari.

Hasil swab tesnya diketahui, Selasa (5/5/2020),dengan kesimpulan terkonfirmasi positif.

“Perlu juga diketahui, bahwa pasien ini sebelum masuk rumah sakit masih beraktifitas menyerahkan sembako. Dan, melaksanakan salat tarawih berjemaah di Masjid A-F dekat rumahnya,” ujar Rudi di rilisnya. (mat) 

Loading...