free page hit counter

Pembangunan Jembatan Batam – Bintan Segera Dieksekusi

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Jumaga Nadeak, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), mengatakan pembangunan Jembatan Batam – Bintan segera masuk tahap eksekusi. Setelah tahap persiapan yang kini tengah dilaksanakan, disempurnakan.

Penyempurnaan persiapan ini terkait selisih jarak di tapak jembatan sekitar 1 – 2 Km. Dan, perlu direvisi karena terkait dengan volume pekerjaan serta anggaran pembiayaan.

Dalam waktu dekat, tim Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR dan Dinas PUPR Pemprov Kepri, turun lagi ke lapangan. Untuk merevisi selisih jarak itu.

Jumaga menambahkan, H Isdianto Plt Gubkepri sudah memerintahkan Dinas PUPR Kepri, agar segera menyiapkan segala yang diperlukan.

Hal itu sangat penting, karena tim Ditjen Bina Marga saat ini tengah menyiapkan dokumen kegiatan. Dan, akan terkait dengan pelelangan pekerjaan.

Untuk anggaran pembangunannya sekitar Rp7,2 triliun dari APBN. Jumlah itu tidak termasuk untuk pembebasan lahan tapak jembatan. Untuk anggaran tersebut dibiayai dari APBD Kepri.

“Intinya, jembatan Batam – Bintan, benar sudah diagendakan pembangunannya. Dan, saat ini prosesnya sudah di Kementerian PU. Semuanya dibiayai APBN. Terkecuali jika ada oembebasan lahan diurus oleh daerah,” kata Jumaga Nadeak menjawab suarasiber.com, Rabu (4/12/2019).

Jumaga yang akrab dengan sapaan Opung, menyampaikan hal itu usai rapat koordinasi antara Pemprov Kepri dan Menko Maritim, Bappenas, dan Kementerian PUPR di Jakarta, Selasa (3/12/2019).

Saat rapat,.H Isdianto Plt Gubkepri, yang didampingi Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak juga mengusulkan anggaran sekitar Rp25 triliun. Untuk percepatan pembangunan infrastruktur di Kepri.

Seluruh kepala daerah kabupaten, dan kota di Provinsi Kepri, juga ikut serta di rapat tersebut.

Dalam rapat itulah rencana pembangunan jembatan Batam – Bintan yang dijanjikan Presiden Joko Widodo itu, dibahas detail. Dan, dipastikan masuk di agenda pembangunan nasional.

“Kita optimis, jembatan Batam – Bintan mulai dibangun tahun 2020,” ujar Jumaga, sembari menambahkan jembatan ini akan membuka banyak simpul ekonomi di Provinsi Kepri. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •