free page hit counter

Honda Tinggalkan Ducati dan Yamaha

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Honda, merek motor yang menjadi tunggangan Marc Marquez di ajang MotoGP tengah menjadi sorotan. Akahkah keperkasaannya mampu digeser pabrikan lain dengan rider-rider pilihan?

Ketangguhan Marc Marquez di balapan MotoGP 2018, tak bisa dipisahkan dari kehebatan sepeda motor yang ditungganginya. Balapan MotoGP 2019 sudah menyelesaikan 14 seri, dan Marquez si Baby Alien dengan Honda memenangi delapan seri diantaranya.

Keberhasilan itu diganjar 300 poin, untuk Marquez. Dan, 306 poin untuk Honda, jauh meninggalkan pesaing terdekatnya Ducati dengan 241 poin. Yamaha yang diperkuat legenda balap Valentino Rossi, hanya ada di posisi ketiga dengan 228 poin.

Menyusul di posisi empat, Suzuki dengan 181 poin, KTM di posisi kelima dengan 88 poin. Dan, Aprilia di posisi enam dengan 66 poin.

MotoGP 2019 masih menyisakan lima seri lagi. Namun, Marquez dan tunggangannya sudah diambang juara dunia lagi. Kombinasi hebat ini hanya perlu sedikit poin lagi untuk memastikan gelar juara dunia.

Klasemen konstruktor hingga seri Aragon, Spanyol:

  1. Honda 306 poin
  2. Ducati 241 poin
  3. Yamaha 228 poin
  4. Suzuki 181 poin
  5. KTM 88 poin
  6. Aprilia 66 poin

Klasemen pebalap hingga Aragon, Spanyol:

  1. Marc Marquez Honda 300 poin
  2. Andrea Dovizioso Ducati 202 poin
  3. Alex Rins Suzuki 156 poin
  4. Danilo PetrucciDucati 155 poin
  5. Maverick Vinales Yamaha 147 poin
  6. Valentino Rossuli Yamaha 137 poin
  7. Fabio Quartararo Yamaha 123 poin
  8. Jack Miller Ducati 117 poin
  9. Cal Crutchlow Honda 98 poin
  10. Franco Mobidelli Yamaha 80 poin

Honda dan Marquez pun mendapat tanggapan legenda balap motor grand prix, Mick Doohan. Ia menilai saat ini belum ada yang layak menggantikan posisi Marc Marquez sebagai rider utama.

Bagi Doohan, keduanya adalah kombinasi terbaik dalam pentas MotoGP. ia menyebutkan selama enam musim membela Tim Repsol Honda, Marquez lima kali menyandang juara dunia. Bahkan kini di tahun ketujuhnya, cara melaju Marquez dalam gelaran MotoGP 2019 sangat sulit dibendung oleh para pembalap lain.

Dilansir dari Speedweek, Dohan percaya pabrikan Jepang ini tidak akan merasa puas sampai di situ. Pabrikan ini masih akan mencari bibit-bibit pebalap muda lain yang memiliki talenta hebat. Namun sekali lagi Doohan menyebut saat ini masih Marquez paling layak.

“Honda mungkin tidak memiliki satu pun (pembalap) sekarang ini yang akan dapat menggantikan Marc Marquez. Saya lihat, Honda adalah perusahaan yang bersemangat, mereka hanya ingin menang dan mereka selalu menginginkan pembalapnya menjadi yang terbaik,” jelas Doohan.

Akankah para pesaing tinggal diam melihat Marquez dan Honda? (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •