Sabtu, 29 November 2025

Kemenkominfo Targetkan 4.000 Sekian BTS 4G Bisa Dipakai di Daerah 3T

Tayang:


JAKARTA (suarasiber.com) – Pemerintah melalui Kemenkominfo berupaya menuntaskan proyek proyek base transceiver station (BTS) 4G yang dibangun di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Akhir tahun ini, ditargetkan ada 4.000 sekian yang bisa dipakai. Kemenkominfo sudah membentuk satgas percepatan transformasi digital, salah yang penting adalah bagaimana menyesuaikan dengan target pembangunan-pembangunan BTS itu.

Demikian disampaikan oleh Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Dirjen IKP) Kementerian Kominfo, Usman Kansong di Jakarta, Senin (4/12/2023).


Meski demikian, pengoperasian BTS 4G itu perlu mendapatkan komitmen dari operator seluler.

Karena itu, pada Jumat (1/12) lalu telah dilakukannya kontrak operation and maintenance yang ditandatangani Direktur Utama Bakti Fadhilah Mathar dan pihak konsorsium BTS 4G disaksikan langsung oleh Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Budi Arie Setiadi.

Melansir detik.com, Rabu (6/12/2023), penandatanganan kontrak Operation and Maintenance BTS 4G berlangsung setelah kesepakatan pengakhiran kontrak payung antara Bakti Kominfo dan perwakilan konsorsium BTS 4G.

Penandatanganan kontrak berlangsung antara Dirut Bakti Kominfo Fadhilah Mathar dengan perwakilan konsorsium. Untuk konsorsium Paket 1 dan 2, Kemitraan Fiberhome, Telkominfra, dan MTD, penandatanganan diwakili oleh Deng Mingsong. Sementara Konsorsium Paket 3, Kemitraan Lintasarta, Huawei, dan Sei diwakili oleh Ginandjar Alibasjah. Sedangkan untuk konsorsium Paket 4 dan 5, Kemitraan IBS dan ZTE Indonesia diwakili oleh Makmur Jaury.

Sebelumnya, penerbitan kontrak Operation and Maintenance BTS 4G ini sempat tertunda karena kasus hukum yang tengah berjalan. Namun demikian, Bakti Kominfo melakukan evaluasi secara menyeluruh dan melakukan koordinasi dengan Tim Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Jamdatun) Kejaksaan Agung untuk mendapatkan bantuan review dan pendampingan.

“Nah kemarin, sebetulnya komitmen bahwa akhir tahun empat ribuan sekian BTS itu on. Kira-kira seperti itu,” kata Usman.

Terget tersebut tergantung dari kesiapan para operator seluler yang akan mengoperasikannya untuk turut menyediakan layanan internet ke masyarakat pelosok tanah air.

“Kita usahakan juga bisa nggak akhir tahun ini selesai, kalau berdiri, bisa nggak on gitu, bisa saja seperti itu, ini juga memerlukan komitmen operator seluler karena yang mengoperasikan kan mereka, apalagi di daerah 3T, serta nilai perekonomian,” pungkasnya. (***)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Provinsi Kepulauan Riau Raih Peringkat ke-2 Nasional dalam BKN Award 2025

**Suarasiber.com (Jakarta) - ** Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)...

Wamen Ekraf Irene Umar Dorong Anak Muda Bangun Usaha Kreatif Berorientasi Tujuan di BYC Fest 2025

Suarasiber.com (Jakarta) - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan...

Panglima TNI Tinjau Gladi Model Latihan TNI 2025 di Mabes TNI Cilangkap

Suarasiber.com (Jakarta) – Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto...

Bappenas dan Pemprov Kepri Siapkan Kantor Bersama di Tanjungpinang

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan...