free page hit counter

Hasil Liga Champions, Catenaccio Bangkit Liverpool Menjerit

Loading...

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Hasil Liga Champions, Rabu (19/2/2020) dini hari, menorehkan luka ke Liverpool dan PSG. Dua kesebelasan ini kalah di kaki Atletico Madrid dan Dortmund di babak 16 besar Liga Champions.

Bertandang ke Stadion Wanda Metropolitano, Madrid, Spanyol, Liverpool yang menguasai laga harus kalah dengan skor 1-0.

Satu-satunya gol tuan rumah Atletico Madrid dicetak oleh Saul Niguez menit ke-4. Saul sukses memanfaatkan kemelut di depan gawang Alisson.

Usai gol itu Atletico memainkan gaya yang digunakan Italia saat juara dunia 1984, catenaccio yang disempurnakan Jose Mourinho.

Gaya yang diadopsi Diego Simeone dan membuat Liverpool mati kutu. Meski The Reds menguasai bola hingga 73 persen dan melepas 723 umpan, berbanding hanya 277 umpan di Atletico.

Namun, Atletico yang sukses memenangi laga. Anak asuh Diego Simeone juga mampu menerapkan serangan balik sangat cepat.

Sehingga, meski penguasaan bola hanya 27 persen. Tapi mereka mampu melesakkan 7 tendangan ke gawang Liverpool. Dan, 2 di antaranya tepat sasaran.

Sebaliknya, Liverpool yang menguasai laga melesakkan 8 tendangan ke gawang Atletico. Dan, tidak satupun yang on target atau tepat sasaran!

Laga leg kedua babak 16 besar selanjutnya akan digelar di Anfield Stadium (12/3/2020).

Jurgen Klopp harus putar otak, untuk mengatasi kebangkitan taktik catenaccio dari Atletico Madrid. Tidak sulit memprediksi taktik yang akan digunakan Atletico di kandang Liverpool nanti.

Di kandangnya sendiri, Atletico memakai taktik bertahan total dengan mengandalkan serangan balik. Apalagi bermain di kandang Liverpool.

Dan, Simeone hanya butuh hasil seri untuk melaju ke babak 8 besar. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...