free page hit counter

Waspada, Kepri Pintu Masuk Narkoba Terbesar Ketiga di Indonesia

Loading...

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Waspada! Provinsi Kepri adalah pintu masuk narkoba terbesar ketiga di Indonesia. Karenanya, seluruh pegawai di lingkungan Pemprov Kepri wajib meneken perjanjian kinerja. Dan, pakta integritas antinarkoba.

Menurut Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Kepulauan Riau Arif Fadillah, penandatanganan itu sebagai wujud dukungan. Untuk mendukung kebijakan dan program pembangunan pemerintah di Kepri.

Tujuannya, adalah untuk memacu kinerja semua pegawai. Sekaligus, menghindarkan pegawai dari bahaya narkoba.

“Kita harus satu visi dan satu konsep agar pembangunan ke depan lebih baik,” kata Arif di acara penandatanganan pakta integeritas antinarkoba, Senin (13/1/2020) di Dompak, Tanjungpinang.

ASN, ujar Arif, adalah mesin yang menggerakkan jalannya pemerintahan. Mesin itu perlu aparatur yang sehat jasmani dan jernih pikiran.

Hal yang bisa peroleh jika menjauhi narkoba. Dengan jauh dengan narkoba kinerja kita akan lebih baik.

Menurut, Arif, Provinsi Kepri saat ini adalah basis terbesar ketiga untuk pintu masuk dan penyebaran narkoba. Karenanya, dia memperingatkan pegawai. Waspada!

Agar, setiap pegawai tidak terlibat secara langsung maupun tidak langsung dengan narkoba. Juga ikut melindungi saudara, teman dan keluarga.

Agar tidak mengonsumsi narkoba yang sifatnya merusak dan tentunya sangat merugikan.

“ASN jangan sampai terlibat. Karena, kalau terlibat maka akan dipecat secara langsung tidak dengan hormat.

Bahkan walaupun sudah direhabilitasi tidak akan diterima lagi sebagai ASN. Makanya sangat rugi sekali jika terlibat barang haram tersebut,” tegas Arif.

Terkait kinerja, Arif mengingatkan kepada semua pegawai, untuk mempelajari dan memahami aturan serta ketentuan yang berlaku.

Setiap ASN dituntut setiap saat, untuk terus meningkatkan kinerjanya yang akan dipantau melalui aplikasi SIMANJA.

“Kepada semua kepala OPD agar terus memantau kinerja para eselon dan stafnya dalam melaksanakan setiap pekerjaan. Saya harap kinerja secara keseluruhan dari Pemprov Kepri semakin membaik.

Agar penilaian LAKIP dari Kemenpan RB pada tahun lalu yang nilainya BB, bisa mencapai nilai A pada tahun ini,” tegasnya.

Itu sebabnya, semua pegawai di lingkungan Pemprov Kepri diminta satu visi dan satu konsep. Selain tetap waspada. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
Loading...