free page hit counter

Jangan Terpancing Informasi yang Bersumber Katanya

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Danlanud Raden Sadjad, Stevin Y Leatemia menyampaikan agar masyarakat tidak mudah terpancing informasi apapun yang bersumber katanya. Jika ingin informasinya berguna, harus diteliti benar keabsahan sumbernya.

Hal ini disampaikan Stevin saat rapat koordinasi dengan sejumlah instansi di Ruang Rapat Kantor Bupati Natuna Bukit Arai, Rabu (26/6/2019). Rakor ini diprakarsai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Daerah (Bakesbangpol) Kabupaten Natuna.

Di sini diharapkan terjadinya sinergitas Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial dalam rangka Meratakan Persatuan dan Kesatuan Bangsa pasca pemilu 2019.

Stevin juga menambahkan, dalam menangani konflik sosial, pembangunan karakter sangat penting. Saat ini ada perubahan karakter yang terjadi di Indonesia.

Kecanggihan teknologi telah mengubah karakter masyarakat terutama adanya media sosial. Masyarakat terpaku dengan media sosial, mudah terpancing dengan isu-isu yang beredar di media sosial.

“Jangan mudah terpancing dengan isu atau informasi yang bersumber dari katanya. Saat ini anak-anak belajar pun lewat medsos. Hal ini akan membuat karakter berubah. Jadi penguatan karakter itu sangat penting,” Stevin menjelaskan.

Rapat ini merupakan tindak Rakornas oleh Kemendagri di Hotel Paragon, Solo, pada tanggal 16 Mei lalu.

Sementara Kepala Bakesbangpol Kabupaten Natuna Muhktar Ahmad menyampaikan tugas dan fungsi Tim Terpadu PKS adalah mewujudkan nawacita Presiden Republik Indonesia terhadap Bhineka Tunggal Ika .

Ada 3 filosofi makna kehadiran negara dalam penanganan konflik sosial. Diantaranya memberikan jaminan tetap eksisnya cita-cita Negara Kesatuan Republik Indonesia, mewujudkan tujuan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan sebagai wujud tanggungjawab Negara.

“Amanat konstitusi menjadi tugas dan tanggungjawab kita sebagai aparatur pemerintah bersama rakyat guna menciptakan ketahanan nasional dan kedaulatan Negara,” dikatakan Mukhtar, seperti dilansir dari natunakab.go.id

Asisten II Sekretariat Daerah Kabupaten Natuna Robertus Louis Stevenson juga mengatakan hal yang sama bahwa kecanggihan teknologi dapat merubah karakter bangsa terutama pada generasi penerus.

Banyak penggunaan teknologi yang tidak pas pemanfaatannya sehingga karakter anak tidak dapat berkembang secara alami, dan tidak sedikit anak kurang jiwa sosialnya terhadap lingkungan sekitar.

Oleh sebab itu sangat perlu adanya pengawasan, yang dapat dimulai dari lingkungan sendiri dalam lingkup keluarga sendiri. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •