Sabtu, 29 November 2025

Pemkot Tanjungpinang Berikan Insentif dan Ruang bagi Maestro Musik Tradisi

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber.com) – Pemerintah Kota Tanjungpinang turut aktif dalam memfasilitasi pemberdayaan para maestro musik tradisi.

Dukungan tersebut diberikan dalam bentuk ruang dan memberikan insentif kepada mereka sebagai pengajar.

Hal tersebut terdengar saat inspirasi kepada 80 siswa SMP dalam mengenali dan memperkaya warisan budaya melalui pelatihan Musik Tradisi Melayu Kepulauan Riau (Kepri), di aula SMAN 4 Tanjungpinang, Kamis (14/12/2023).


Hadir pada kegiatan ini Sekretaris Dinas, Mulia Wiwin, yang juga menjelaskan bahwa proporsi ruang di sekolah sangat terbatas untuk siswa mendengarkan musik tradisi, dan untuk mengatasi hal ini, diperlukan upaya konkret.

“Salah satu langkah adalah dengan membuat dan menyediakan materi pembelajaran musik tradisi dalam pendidikan formal dan informal, yang mencakup kurikulum, bahan ajar, dan evaluasi pembelajaran, mulai dari tingkat PAUD hingga SMA/SMK,” ucap Wiwin.

Menurut Wiwin, ini merupakan wujud nyata dalam membangun ekosistem pendidikan berbasis budaya (school of living tradition) dan mengintegrasikan sistem pendidikan formal, informal, serta kultural sebagai model aktual dari konsep merdeka belajar.

Pelatihan musik tradisi anak ini, kata Wiwin, sebagai bentuk kaderisasi anak untuk menjadi pencalang atau generasi yang menjaga musik tradisi di Kepri.

Selain itu, pelatihan ini juga memberikan pembekalan bagi pembinaan dan pengembangan di lingkungan sekolah, persiapan peserta didik mengikuti ajang Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) yang diadakan oleh kemendikbudristek.

“Dengan pelatihan ini, diharapkan menjadikan tonggak awal pendidikan karakter anak dan siswa yang berbudaya, menjaga kearifan lokal, serta memastikan keberlangsungan musik tradisional di Tanjungpinang,” ujar Wiwin.

Sebelumnya, Kepala Bidang Adat Tradisi, Nilai Budaya, dan Kesenian, Dewi Sinaga mengatakan pelatihan musik tradisi Melayu yang berlangsung sehari ini, diikuti 80 orang siswa dari SMPN di kota Tanjungpinang.

Nantinya, hasil dari pelatihan ini akan diujikan dalam perlombaan yang dijadwalkan pada 21 Desember mendatang.

“Kami sangat menantikan hasil dari pelatihan ini yang akan menjadi bagian dari pertunjukan lomba. Para peserta telah menunjukkan semangat dan antusiasme yang luar biasa dalam menggali potensi musik tradisional,” ujar Dewi.

Melalui pelatihan ini, Dewi berharap anak-anak Tanjungpinang dapat menjadi pelopor dalam memelihara dan mewariskan kekayaan budaya, menjadikan musik tradisional Melayu Kepri sebagai warisan yang terus berkembang dan dijunjung tinggi,” tutupnya. (***)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Dua ASN PPPK Terseret Peredaran Ganja, Satresnarkoba Tanjungpinang Bekuk Tiga Tersangka

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) – Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Tanjungpinang kembali...

IKM Kepri Pimpin Gerakan Besar Peduli Sumbar, Posko Bantuan Dibuka hingga 5 Desember

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Ikatan Keluarga Minangkabau Kepulauan Riau (IKM...

Festival Budaya Dunia Siap Digelar di Tanjungpinang, Dimeriahkan Wali Band

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Provinsi Kepulauan Riau resmi bersiap menyambut...

Sat Lantas Polresta Tanjungpinang Gencarkan Sosialisasi Operasi Zebra Seligi 2025, Warga Diimbau Tertib Berlalu Lintas

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) - Sat Lantas Polresta Tanjungpinang terus meningkatkan kesadaran...