free page hit counter

Gila! Baterai Mobil Listrik Buatan Israel Dicharge 5 Menit Mampu Jalan 160 Kilometer

Loading...

Suarasiber.com – Persaingan mobil listrik sudah dimulai. Berbagai negara dengan pabrikan otomotifnya sudah memproduksinya. Belakangan, Israel pun ikutan dengan memperkanalkan baterei untuk mobil listrik.

Adalah StoreDot, perusahaan asal Israel yang mengembangkan baterei yang bisa diisi dengan sangat cepat.

Untuk Anda ketahui, baterai Li-ion yang kini banyak beredar di pasaran menggunakan grafit sebagai elektroda, StoreDot menggantinya dengan nanopartikel semikonduktor. Disebutkan nanopartikel ini dibuat menggunakan germanium.

Menariknya lagi, baterai kembangan StoreDot ini akan memiliki harga yang sama dengan baterai Li-ion yang dipakai masal saat ini.

Dilansir dari Guardian, Kamis (21/1/2021) baterei mobil listrik StoreDot yang mampu melaju sejauh 160 kilometer hanya membutuhkan lama pengisian baterei selama 5 menit.

Bukan wacana, melainkan StoreDot sudah menguji baterai tersebut di beberapa perangkat yang lebih kecil yakni smartphone, drone, dan skuter listrik.

Saat ini pabrik ini memproduksi 1.000 baterai lebih untuk dibagikan dan diujicoba perusahaan-perusahaan teknologi dan juga pabrikan mobil.

Guardian juga menuliskan, perusahaan sekelas Daimler, BP, Samsung, dan TDK sudah berinvestasi di StoreDot. Suntikan dananya mencapai USD 130 juta. Karenanya, Bloomberg mengukuhkan StoreDot sebagai ‘New Energy Finance Pioneer’ tahun 2020.

Untuk bisa mengisi baterai dengan sangat-sangat cepat, baterai bikinan StoreDot membutuhkan instalasi pengisian daya dengan kekuatan lebih besar. StoreDot menargetkan baterai-baterai untuk mobil listrik tersebut akan mulai didistribusikan pada 2025.

Menurut CEO of StoreDot, Doron Myersdorf, pengguna mobil listrik sebenarnya tak peduli harga. Namun resah jika mobilnya mogok di jalan sementara tempat pengisiannya masih jauh.

Kalaupun dekat tempat pengisian batereinya, butuh waktu yang lama. “Tapi jika pengisian daya sama seperti mengisi BBM, semua keresahan itu akan hilang,” katanya.

Menampik pendapat ketidakmungkinan mengecharge baterai lithium-ion hanya lima menit, Doron mengatakan pihaknya sudah merilisnya.

Contoh itu akan digunakan secara massal sebagai bentuk kesiapan StoreDot bermain di ranah baterei mobil listrik. (mat)

Loading...