free page hit counter

Klopp Kembalikan Nama Besar Liverpool ke Tempatnya

Loading...

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Tampangnya sangar, tinggi, besar, brewok tak beraturan dan hobi mengenakan topi. Dialah Jurgen Klopp, pria matang yang dilahirkan di Stuttgart, 16 Juni 1967, yang datang ke Stadion Anfield akhir 2015.

Dia datang ke tim yang punya nama besar tapi tidak punya apa-apa. Tim raksasa tapi dengan mental juara yang sudah lama hilang.

Meski bertampang sangar dan terlihat selalu emosional saat mendampingi anak asuhnya berlaga, Klopp adalah pria rendah hati. Dan, sangat suka menekan egonya sendiri demi kebesaran klub.

Modal pertamanya saat masuk ruang ganti klub dan menyapa pemainnya, adalah “Kritik saya. Abaikan yang lain.”

Dia cuma minta dikritik! Padahal, dia datang ke Anfield dengan 5 gelar juara bersama Borussia Dortmund.

Dari piala juara Bundesliga, Piala Jerman dan Piala Super Jerman.

Sementara, anak-anak Anfield saat itu bukan siapa-siapa. Tapi kepada merekalah, Klopp minta dirinya dikritik.

Bagi Klopp, sepakbola adalah sebuah tim. Tanpa kebersamaan, kejayaan tim hanya sebuah omong kosong.

Itu juga yang membuatnya rela menekan ego, saat nyaris semua pemain pilihannya tidak direstui klub. Dia menerima pemain pilihan klub tapi mendidiknya dengan sangat keras.

Pola bermain yang terus menerus mengejar bola tanpa henti alias gegenpressing, memang jadi pakem Klopp.

Pakem yang dia buktikan berhasil di Dortmund dan kini di Liverpool.

Empat tahun usia kepelatihannya di Liverpool, Klopp sudah mengumpulkan 4 tropi juara bergengsi.

Juara Liga Inggris 2019 – 2020, Juara Liga Champions 2018 – 2019, Juara Piala Super Eropa 2019 dan Juara Piala Dunia Antarklub 2019.

Klopp telah mengembalikan nama besar Liverpool di tempat yang seharusnya. Meski begitu, Klopp jauh dari jemawa.

Dikutip dari situs resmi Liverpool, Klopp yang menangis karena meraih juara Liga Inggris ini, justru mengatakan bahagia ada di tim yang luar biasa.

Dia mengaku hanya bagian dari tim, walau siapapun tahu dialah yang membangun tim dengan mental juara.

Liverpool pun memperpanjang kontraknya hingga 2024. Entah berapa tropi juara lagi yang akan diraih Klopp dan timnya. (mat)

Loading...