Sabtu, 29 November 2025

Dari Refocusing APBD Se-Provinsi Kepri Terkumpul Rp705,5 Miliar, untuk Penanganan Corona

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Dari refocusing APBD kabupaten/kota se-Provinsi Kepri terkumpul anggaran sekitar Rp705,5 miliar. Anggaran itu untuk Percepatan Penanganan Covid 19 di Propinsi Kepri.

Dana itu akan dialokasikan untuk penanganan kesehatan, dampak ekonomi dan jaring pengaman sosial (social safety net).

Hal itu disampaikan Naharuddin MTP, Kepala Barenlitbang Provinsi Kepri, di Kantornya, Minggu (12/4/2020), usai video confrence bersama seluruh Kepala Bappeda se-Propinsi Kepri.


“Alhamdulillah, hasil koordinasi kita dengan seluruh kepala Bappeda selama empat jam, teralokasi dana Rp705,5 miliar.

Untuk menyusun ini, kita mempedomani Permendagri Nomor 20 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 dilingkungan Pemerintah Daerah.

Ini kita lakukan secepatnya dalam menetapkan langkah-langkah Pemda dalam prioritas penggunaan APBD untuk antisipasi dan penanganan dampak penularan Covid-19,” kata Naharuddin.

Direncanakan Senin (13/4/2020) ini, dilaksanakan pertemuan bersama DPRD Kepri untuk membahas masalah ini.

Pemprov Kepri mengalokasikan dana sebesar Rp167,5 miliar. Dana itu antara lain untuk penanganan kesehatan sekitar Rp60,9 miliar, dampak ekonomi sekitar Rp52,0 miliar dan Jaring Pengaman Sosial (JPS) sekitar Rp54,6 miliar.

Pemko Batam mengalokasikan dana sebesar Rp315 miliar, untuk penanganan covid19. Jumlah terbesar dialokasikan untuk JPS sebesar Rp216 miliar. Selain itu untuk penanganan kesehatan berjumlah Rp27,7 miliar. Untuk dampak ekonomi sebanyak Rp34,3 miliar dan Belanja Tidak Terduga sebesar Rp37,0 miliar.

Kota Tanjungpinang mengalokasikan dana sebesar Rp31,4 miliar, dengan rincian penanganan kesehatan Rp10,2 miliar, dampak ekonomi Rp2,0 miliar dan JPS Rp19,2 miliar.

Pemkab Karimun mengalokasikan dana sebesar Rp20,4 miliar dengan rincian untuk Penanganan Kesehatan sebanyak Rp3,6 miliar, JPS sebesar Rp6,4 miliar dan Belanja Langsung sebanyak Rp10,4 miliar.

Kabupaten Bintan mengalokasikan sebanyak Rp65,4 miliar dengan rincian Penanganan Kesehatan sebesar Rp12,2 miliar, Dampak Ekonomi Rp53,0 miliar dan JPS sebesar Rp0,2 miliar.

Kabupaten Lingga, mengalokasikan dana sebesar Rp36 miliar dengan rincian Penanganan Kesehatan sebesar Rp4,2 miliar, Dampak Ekonomi Rp0,6 miliar, JPS Rp6,0 miliar, Anggaran DID Rp5,6 miliar dan antisipasi sebesar Rp19,6 miliar.

Kabupaten Anambas mengalokasikan dana sebesar Rp53,0 miliar denga rincian untuk Penanganan Kesehatan Rp24,4 miliar, Dampak Ekonomi Rp3,2 muliar dan JPS sebesar Rp25,4 miliar.

Kabupaten Natuna mengalokasikan anggaran sebesar Rp16,8 miliar dengan rincian Penanganan Kesehatan Rp15,6 miliar dan JPS sebesar Rp1,2 miliar. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Pemprov Kepri Perpanjang Program Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 15 Desember 2025

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) kembali...

Tim Tabur Kejati Kepri Berhasil Ringkus Buronan Tipikor di Kendari

Suarasiber.com,(Tanjungpinang) - Tim Tangkap Buronan (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi...

Bappenas dan Pemprov Kepri Siapkan Kantor Bersama di Tanjungpinang

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan...

Pemprov Kepri Tanggung Sebagian Iuran BPJS Ojol

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad...