Kamis, 4 Juni 2026

Mahasiswa Berpeluang jadi Relawan Organisasi Penggerak

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Program Organisasi Penggerak membuka kesempatan bagi mahasiswa untuk bergabung sebagai relawan. Demikian disampaikan Mendikbud Nadiem Makarim saat meluncurkan Kebijakan Merdeka Belajar Episode 4: Organisasi Penggerak, di Kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta, Selasa (10/3/2020).

Menurut Mendikbud, setiap Organisasi Penggerak yang terpilih pun secara otomatis akan disetujui oleh Kemendikbud untuk menjadi program pilihan belajar di luar kampus, sebagai bagian dari kebijakan Kampus Merdeka.

Dilansir dari kemdikbud.go.id, Kamis (12/3/2020), mahasiswa yang bergabung nantinya dapat mengikuti kegiatan Organisasi Penggerak sebanyak maksimal dua semester.


Meski menjadi relawan di luar kampus, Mendikbud memastikan Sistem Kredit Semester (SKS) yang dijalankan selama menjalani program akan diakui penuh.

“Sekarang semua Organisasi Penggerak yang terpilih untuk mengerjakan program Sekolah Penggerak boleh membuka programnya kepada mahasiswa dan (mahasiswa) akan mendapatkan full SKS, minimum 20 SKS,” ujar

Mendikbud meminta mahasiswa dan Organisasi Penggerak memanfaatkan peluang ini. Bagi Organisasi Penggerak, keberadaan mahasiswa dapat mendorong kapasitas organisasi dengan cepat. Organisasi memiliki hak penuh dalam menyeleksi mahasiswa terbaik untuk bergabung, karena kebutuhan kualifikasi relawan bergantung pada program yang dilaksanakan Organisasi Penggerak di wilayah sasarannya.

Di sisi lain, mahasiswa memiliki kesempatan untuk berkontribusi terhadap pendidikan di Indonesia. “Tolong tunggu pada saat Organisasi Penggeraknya sudah terpilih. Kalau Anda punya passion dalam menggerakkan sistem pendidikan kita, inilah kesempatannya, jangan disia-siakan!” tutur Nadiem.

Sebagai pertimbangan, Kemendikbud menyarankan agar calon relawan memilih wilayah yang memungkinkan untuk dijangkau dari domisilinya saat ini. Jika ada relawan yang berkenan untuk menjangkau daerah yang jauh dari domisilinya, maka pertimbangan diserahkan kepada pribadi relawan.

Mahasiswa yang ingin menjadi bagian dari Organisasi Penggerak dapat mendaftarkan diri melalui sekolah.penggerak.kemdikbud.go.id. Pendaftaran sudah dibuka sejak tanggal 2 Maret lalu dan akan akan ditutup pada 16 April mendatang. Sampai dengan hari Selasa, 10 Maret 2020 tercatat sudah ada 3300 organisasi di seluruh Indonesia dan 12.159 relawan yang mendaftar. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Dari Dicopot hingga Diborgol: Tiga Mantan Pimpinan BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). Terlihat Dadan dengan wajah muram dibawa keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung menuju rumah tahanan. Foto - Instagram undercover.id

Satresnarkoba Polres Anambas Ungkap Kasus Narkoba Sabu, Enam Terduga Pelaku Diamankan

Suarasiber.com (Anambas) — Satresnarkoba Polres Kepulauan Anambas berhasil mengungkap...

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Presiden Prabowo Tinjau Program Makan Bergizi Gratis di SMPN 111 Jakarta, Sempat Makan dan Bernyanyi Bersama Siswa

Presiden Prabowo Subianto meninjau Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMPN 111 Jakarta, Selasa (2/6/2026). Foto - presidenri.go.id