free page hit counter

Agus Wibowo Pimpinan DPRD Kabupaten Bintan 2019 – 2024 yang Termuda

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Agus Wibowo, politisi Partai Demokrat Kabupaten Bintan, merupakan pimpinan DPRD Kabupaten Bintan, termuda. Agus terpilih menjadi anggota dewan termuda di periode 2014 – 2019 di usia 29 tahun, lahir 3 Agustus 1985.

Usai dilantik menjadi anggota dewan, Agus Wibowo kemudian dipercaya menjadi pimpinan dewan. Menjadi Wakil Ketua DPRD Bintan hingga saat ini.

Kini, Agus Wibowo yang biasa disapa Awe, berpeluang menjadi Ketua Dewan Bintan 2019- 2024. Sebagai pemenang Pileg 2019 di Kabupaten Bintan, Partai Demokrat berhak atas jabatan ketua dewan.

Ada tiga nama yang diusulkan ke DPP Partai Demokrat, untuk menjadi Ketua Dewan Bintan. Ketiganya, adalah Agus Wibowo, Daeng M Yatir, dan Zulkifli.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, pelantikan 25 orang anggota DPRD Kabupaten Bintan 2019 – 2024, tinggal lima hari lagi atau Senin (2/9/2019). Lima belas orang merupakan anggota periode 2014 – 2019, yang berhasil memertahankan kursinya.

Sedangkan sepuluh orang anggota baru, yang berhasil menepikan anggota periode sebelumnya. Ada dua di antaranya yang termuda, dan sama-sama dilahirkan bulan Agustus 1985.

Agus Wibowo dilahirkan 3 Agustus 1985. Dan, Zakirman dari Partai PKS yang dilahirkan, 22 Agustus 1985. Berselisih tiga minggu.

Meski saat itu terbilang belia, dan hijau sebagai politisi, Awe mampu membuktikan kemampuannya di lembaga legislatif itu.

Saat memimpin DPRD Kabupaten sebagai wakil ketua 2014 – 2019, Awe pun ikut memainkan peran penting di lembaga itu. Bahkan, mampu menjadi penentu kebijakan.

Berlatarbelakang pengusaha, Awe dikenal memiliki sikap yang tegas, dan berprinsip. Sehingga, tak mudah goyah dengan arus yang ada.

Sebagai anggota dewan yang kala itu masih “hijau”, kemampuannya mengangetkan para anggota lainnya, yang sudah senior. Bahkan, sudah sepuh sebagai politisi.

Dalam suatu perbincangan dengan suarasiber.com, Awe, mengungkap sedikit rahasia dari kemampuannya itu. Semua itu tak terlepas dari didikan almarhum bapaknya, Haryadi alias Acok. Yang disapanya dengan panggilan papa.

Didikan itu membuat Awe, sudah mandiri sebagai lelaki sejak usia belasan tahun. Usia remaja yang umumnya banyak dipakai untuk bermain, digunakan Awe untuk belajar. Belajar bersikap, dan hidup mandiri.

Itu sebabnya Awe sangat hormat dengan alm bapaknya. Meski sudah punya jabatan, Awe sama sekali tak pernah lupa menyapa alm bapaknya.

Sesibuk apapun, suami dari Eis Aswati (anggota DPRD Provinsi Kepri 2019-2024), tetap menyapa alm bapaknya. Meski terkadang harus menggunakan ponsel, karena sedang bertugas jauh.

Di Pemilu 2019, Awe kembali terpilih sebagai anggota DPRD Kabupaten Bintan periode 2019 -2024.

Bedanya, kali ini tak ada lagi yang berani menilainya sebagai politisi yang masih hijau. Kemandirian sejak usia belasan hasil didikan alm bapaknya, ditambah pengalaman lima tahun memimpin DPRD Bintan, membuatnya semakin matang.

Kematangan yang membuatnya siap, untuk memimpin DPRD Kabupaten Bintan 2019 – 2024. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •