Sabtu, 29 November 2025

Bunuh Jenderal Iran, Trump Dituding Picu Perang Dunia III

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Trump atau Donald Trump Presiden Amerika Serikat, yang telah dimakzulkan DPR Amerika dituding memicu perang dunia ketiga atau World War 3 (WW3). Karena membunuh seorang pemimpin Iran, Jenderal Qassem Soleimani.

Solemani diserang hingga tewas oleh pesawat tanpa awak atau drone, saat berada di Bandara Baghdad, Irak, Jumat (3/1/2020). Iran yang merupakan sekutu Rusia dan China, sudah menyatakan akan membalas.

Itu sebabnya, Trump dituding membahayakan dunia. Sebagaima disampaikan Sergio Siano melalui akun Twitter @siano4progress.


Menurutnya, Trump mungkin saja telah memicu dimulainya World War 3 atau Perang Dunia 3.

“You just killed the second-most powerful person in the Iranian government without notifying congress. I’m not surprised in the least, but this may be the most dangerous thing you’ve ever done. You may have just started WW3. At least history will note – it was all your fault.”

Hal senada disampaikan @itsJeffTriedich. Jeff menyebut Trump sebagai presiden pertama yang dimakzulkan. Tapi membuat kesalahan dalam perang yang menghancurkan dengan Iran.

“hey, now you get to be the first impeached president to blunder us into a disastrous war with Iran.”

Cuitan itu membalas tuit Donald Trump melalui akun Twitter-nya @realDonaldTrump, Jumat (3/1/2020) pagi. Trump hanya mengunggah bendera Amerika Serikat.

Akan tetapi tuitnya itu sudah disukai sekitar 418 ribu kali. Dan, di-retweet sekitar 101 ribu kali. Ada banyak cuitan yang menanggapinya.

Umumnya, warga Amerika yang bangga dengan tindakan Trump. Seperti dicuitkan akun @LindaSuhler. “We love you, President Trump! Thank you for standing up for us and ours!!!” (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

James Cameron Ungkap Progres Cepat Produksi Film Avatar 3: Fire and Ash

Suarasiber.com - Sutradara waralaba Avatar, James Cameron, kembali memberikan...

Raja Eswatini Ini Memiliki 70 Istri dan Lebih dari 200 Anak

Suarasiber.com - Kerajaan Eswatini—sebelumnya bernama Swaziland—merupakan satu-satunya negara di...

Pendiri Bursa Kripto Thodex, Faruk Fatih Ozer, Ditemukan Tewas di Sel Tahanan Setelah Divonis 11.196 Tahun Penjara

Suarasiber.com (Angkara) – Faruk Fatih Ozer, pendiri sekaligus mantan...

Menteri AI Pertama di Dunia, Diella dari Albania, Siap Lahirkan 83 Asisten Digital untuk Parlemen

Suarasiber.com (Albania) - Perdana Menteri (PM) Albania Edi Rama...