Sabtu, 29 November 2025

Semaraknya Forum Literasi Digital Citizenship HPN 2018

Tayang:


PADANG (suarasiber.com) – Ratusan pelajar dan mahasiswa antusias mengikuti Forum Literasi Digital Citizenship untuk Generasi Milenial yang diselenggarakan Kominfo RI bekerjasama dengan PWI Pusat dan Pemprov Sumbar bertempat di Hotel Basco, Kota Padang, Rabu, (7/2).

Forum literasi dibuka langsung oleh Sekjen PWI Pusat, Hendri Bangun. Dia mengatakan literasi dan edukasi bagi generasi milenial sangat penting untuk terus digalakkan di Indonesia guna menangkal informasi hoax. Pasalnya, generasi milenial inilah yang secara langsung aktif bergelut dengan internet dan media sosial.


Hendri juga memuji keaktifan pelajar dan mahasiwa Sumatera Barat yang begitu antusias mengikuti forum literasi yang merupakan bagian dari rangkaian acara Hari Pers Nasional (HPN) 2018.
“Baru HPN 2018 di Padang. Pelajar dan Mahasiswa begitu antusias,” ungkapnya.

Dirjen IKP Kominfo Dirjen IKP Rosarita Niken Widiastuti mengatakan, di era digital semua orang adalah pemilik media, karena dapat memproduksi dan menyebarkan informasi. Menurutnya, pola perbahan inilah yang dinamakan dengan mediamorfosis. “Mediamorfosis sangat berpenguruh pada perubahan pada kehidupan budaya, politik, ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Disamping informasi Hoax, yang perlu diantisipasi pada mediamorfosisis ini adalah informasi mengenai pornografi, paham radikasime dan terorisme. “Tahun lalu kita memblokir aplikasi Telegram karena memuat konten radikasime dan terorisme,” ulasnya.

Niken juga mengajak generasi milenial untuk bijak mematuhi rambu-rambu etika di media sosial dengam menjadi penyebar informasi yang positif, benar dan bertannggung jawab. “Jika menemukan berita yang diduga hoax, silahkan dilaporkan ke Kominfo,” imbuhnya.

Akademisi dan Penulis Agus Sudibyo mengatakan generasi milenial harus dapat memanfaatkan kemajuan teknologi informasi untuk menjadi enterpeneur muda yang sukses.

“Generasi milenial harus dapat menguasai teknologi, dengan menggunakan smartphone, internet, dan media sosialnya untuk berbisnis online,” ulasnya.

Agus juga mengulas soal digital citizenship atau kewargaan digital, dimana membuat pergaulan semakin luas, lintas negara dan lintas etnis. Menurutnya, digital citizenship ini harus bisa dimanfaatkan untuk membangun solidaritas sosial yang luas dengan memanfaatkan internet untuk hal-hal yang positif. (***)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Membanggakan! Anak Ojol Lulus Cumlaude di Sekolah Vokasi UNDIP dengan IPK 3,95

Suarasiber.com (Semarang) - Kisah inspiratif datang dari wisuda ke-179...

Kompas HTN Sosialisasi UUD 1945 di SMA Negeri 2 Tanjungpinang, Siswa Antusias Pelajari Konstitusi

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Komunitas Mahasiswa Pejuang Aspirasi Hukum Tata...

YouTube Tuai Kritik Setelah Hapus Video Teknologi, Komunitas IT Soroti Moderasi Otomatis Berbasis AI

Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Platform YouTube kembali menjadi sorotan publik...

Presiden Prabowo Resmikan Airbus A400M/MRTT Alpha 4001 untuk Perkuat Alutsista Udara Indonesia

Suarasiber.com (Jakarta) – Presiden Prabowo Subianto secara resmi menyerahkan...