free page hit counter

Berapa Hari Masa Inkubasi Covid-19? Ini Penjelasan WHO

Loading...

(suarasiber) – Hingga, Minggu (3/5/2020), sekitar 3,5 juta orang di dunia terinfeksi virus corona (Covid-19). Dan, sekitar 245 ribu orang diantaranya tewas. Sedangkan yang sembuh sekitar 1,133 ribu orang.

Vaksin antivirus corona sampai sekarang masih dalam penelitian. Sembari menunggu pembuatan vaksin antivirus diciptakan, upaya lain yang bisa dilakukan umat manusia, adalah membatasi diri secara sosial.

Dan, menjaga jarak jika terpaksa harus berinteraksi sosial. Selain terus menerus meningkatkan imunitas tubuh.

Karena, ada sejumlah orang yang terinfeksi virus ini bisa sembuh tanpa perawatan. Sebagaimana dirilis suarasiber.com dari portal badan kesehatan dunia (WHO), who.int/indonesia.

Portal ini juga menjawab pertanyaan berapa hari masa inkubasi Covid-19?

“Masa inkubasi adalah jangka waktu antara terjangkit virus dan munculnya gejala penyakit. Pada umumnya masa inkubasi COVID-19 diperkirakan berkisar dari 1 hingga 14 hari, umumnya sekitar lima hari. Perkiraan ini akan diperbarui seiring dengan tersedianya lebih banyak data.”

Apa Gejala Covid-19

Portal badan kesehatan dunia ini juga menjelaskan apa saja gejala Covid-19?

“Gejala-gejala COVID-19 yang paling umum, adalah demam, rasa lelah, dan batuk kering.

Beberapa pasien mungkin mengalami rasa nyeri dan sakit, hidung tersumbat, pilek, sakit tenggorokan atau diare.

Gejala-gejala yang dialami biasanya bersifat ringan dan muncul secara bertahap.

Beberapa orang yang terinfeksi tidak menunjukkan gejala apa pun dan tetap merasa sehat. Sebagian besar (sekitar 80%) orang yang terinfeksi berhasil pulih tanpa perlu perawatan khusus.

Sekitar 1 dari 6 orang yang terjangkit COVID-19 menderita sakit parah dan kesulitan bernapas.

Orang-orang lanjut usia (lansia) dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya seperti tekanan darah tinggi, gangguan jantung atau diabetes, punya kemungkinan lebih besar mengalami sakit lebih serius.

Mereka yang mengalami demam, batuk dan kesulitan bernapas sebaiknya mencari pertolongan medis.” (mat) 

Loading...