Selasa, 9 Desember 2025

Bupati dan Sekda Bintan Bertopeng Saat Pawai Taaruf MTQ Kepri

Tayang:


LINGGA (suarasiber) – Kafilah Kabupaten Bintan yang menampilkan joget opera Makyong menarik simpati ribuan warga saat pawai taaruf pembukaan MTQ Tingkat Provinsi kepri di Kabupaten Lingga, Selasa (8/5/2018).

Tidak tanggung-tanggung, Bupati Bintan Apri Sujadi dan Sekda Bintan Adi Prihantara berperan langsung dalam pertunjukan warisan budaya yang diakui dunia ini.

“Bupati Bintan mempromosikan warisan budaya dunia, yaitu budaya opera makyong dan musik berdah dalam pawai taaruf,” kata Aupa Saumake, Kabag Kominfo Setdakab Bintan.


Selain joget opera Makyong, kafilah Kabupaten Bintan juga menampilkan tarian Melayu. Tarian ini turut dilakukan oleh Ketua PKK Bintan Hj Deby Maryanti Apri, serta sejumlah pimpinan OPD di lingkungan Pemkab Bintan. Dalam pawai ini, Pemkab Bintan juga membawa kendaraan hias dengan memamerkan Alquran raksasa, serta joget dua replika manusia busana Melayu.

Usai pawai taaruf, Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, di era sekarang, banyak generasi muda yang tidak mengetahui tentang warisan budaya, sejarah, dan seni Melayu. Padahal, banyak sekali warisan Melayu yang perlu dilestarikan. Baik musik, seni, maupun teater.

“Ya, seperti musik berdah dan teater (opera) Makyong. Apalagi Makyong, ini adalah warisan budaya Melayu yang sudah diakui dunia. Makyong ini berasal dari Bintan, dan Provinsi Kepri pada umumnya. Makyong ini, terus kita promosikan dan dilestarikan,” jelas Apri Sujadi.

Apri Sujadi berharap, dari penampilan OPD Bintan dalam kepiawaian memerankan Makyong dan menari khas Melayu di pawai taaruf ini, bisa menjadi catatan tersendiri bagi semua pihak di Provinsi Kepri.

“Mari kita lestarikan budaya Melayu,” pintanya.

Kepala Dinas Pariwisata Bintan Luki Zaiman Prawira mengatakan, Kabupaten Bintan kaya dengan peninggalan warisan sejarah, budaya serta kesenian seperti tarian berdah. Tari berdah ini adalah kesenian musik tradisional yang sangat bernuansa Islami. Sebab syair yang dilantunkan berisikan riwayat Nabi Muhammad SAW, dan puja puji zikirullah.

“Di pawai taaruf ini, kita mengangkat kesenian berdah, yaitu instrumen musik Melayu, yang sudah mulai terlupakan. Tapi, di momen MTQ ke-VII Provinsi Kepri ini, kita bangkitkan kembali,” jelas Luki. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Harkordia 2025, Kejati Kepri Rilis Capaian Kinerja Penanganan Tindak Pidana Korupsi Sepanjang Tahun 2025.

Kepala Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau menyampaikan capaian kinerja penanganan tindak pidana korupsi tahun 2025 dalam momentum peringatan Harkordia di Tanjungpinang, Senin (8/12/2025). Foto - Kasi Penkum Kejati Kepri

Pj Sekdaprov Kepri Tekankan Pentingnya RUU Daerah Kepulauan dalam Rakornas DPD RI Jakarta

Suarasiber.com,( Jakarta ) – Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan...

Persekutuan Doa Ora Et Labora Kejati Kepri Gelar Perayaan Natal, Momentum Perkuat Integritas Penegakan Hukum

Suarasiber.com,( Tanjungpinang ) – Keluarga besar Persekutuan Doa Ora...

BMKG Prediksi Hujan Basahi Kepulauan Riau Sepanjang 3 Desember 2025, Waspadai Cuaca!

Suarasiber.com (Tanjungpinang) - Kepulauan Riau diperkirakan akan diguyur hujan...