free page hit counter

Sandi dan Altaf, Siswa SMA di Natuna Berprestasi Tingkat Daerah hingga Dunia

Loading...

Suarasiber.com – Sandi Pamungkas, siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 2 Bunguran Timur yang berdomisili di Dusun Air Kijang, Desa Sungai Ulu, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna menjadi bukti bahwa pelajar dari daerah tak bisa berprestasi.

Putera dari pasangan Serda Syahruddin, anggota Babinsa Pian Tengah Koramil 03/Sedanau Kodim 0318/Natuna dan Susana berhasil menciptakan teknologi tepat guna yang bermanfaat bagi masyarakat.

Altaf, teman satu tim Sandi. Foto – kabarbatam.com

Pada 2018 Sandi juara pertama Lomba Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) tingkat Kabupaten Natuna di Ranai. Ditahun ini juga ia menjadi juara harapan 2 Lomba Inovasi TTG tingkat Provinsi Kepri. Setahun kemudian ia mendapatkan penghargaan serupa di Kabupaten Natuna.

Masih di tahun 2019, Sandi menyabet juara harapan 1 National Young Inventor Award 2019 Tingkat Nasional di Serpong , Tangerang selatan.

Pada 2020 kembali Sandi menorehkan prestasi sebagai juara pertama di ajang serupa tingkat Kabupaten Natuna. Kemudian juara pertama Indonesian Award bidang teknologi tingkat Provinsi Kepri.

Sandi juga juara pertama Police Innovation Award pada tahun 2020 bidang most crazy tingkat nasional, lalu juara tiga International Exhibition for Young Inventor Award (IEYI) 2020 di Taiwan, juara tiga International Korean Sciene Engineering Fair (KSEF) 2020 di Korea Utara.

Tahun 2020 juga membukukan prestasi Sandi sebagai Juara 1 Lomba International Africa OCIIP Expo 2020 di Nigeria , Africa. Predikatnya di ajang bergengsi tersebut Presentasi Terbaik dan Inovasi Terkreatif.

Sementara pada Mei 2021, bersama rekan satu timnya, Altaf, berhasil menyabet juara II lomba Inovasi TTG 2021 tingkat Kabupaten Natuna. Altaf sendiri anak dari Komandan Kodim 0318/Natuna Letkol (Arm) Asep Ridwan, SH MHan.

Salah satu karya Sandi ialah Rainzer atau Rain Handsanitizer, air hujan dan air laut diubah menjadi cairan handsanitizer non alkohol, sebagai solusi memutus mata rantai Covid-19. Hal ini disampaikan Sandi Jumat (18/6/2021) seperti dilansir suarasiber.com dari kabarbatam.com, Senin (21/6/2021).

Selain berhasil menjuarai lomba Karya inovasi TTG , Sandi juga berhasil menemukan inovasi berupa PADU yaitu alat Penangkap Air di Udara. Bahkan ia menemukan inovasi berupa Smart Cabai.

“Smart Cabai merupakan salah satu media tanam untuk tanaman cabai yang telah didesain agar dapat bertahan hidup tanpa harus disiram setiap hari,” jelasnya.

“Semoga hasil karya inovasi selama ini bisa memberi motivasi terhadap anak muda Natuna dan bisa memberi manfaat positif terhadap masyarakat secara luas,” harapnya. (man)

Loading...