free page hit counter

Menjaga Kesehatan Tubuh Selama Puasa Ramadhan

Puasa Ramadhan 1440 Hijriyah akhirnya tiba. Bagi umat muslim, kewajiban ini harus tetap dijalankan meski sambil bekerja dan beraktivitas. Diperlukan kiat untuk menjaga kesehatan tubuh agar tetap fit.

Tetapi fit saja juga tidak cukup jika kamu berstatus karyawan. Diuntut tetap produktif. Berikut ada beberapa hal yang bisa kamu lakukan agar puasamu bisa tembus 30 hari.

Artikel ini disarikan dan diolah suarasiber dari Cleveland Clinic Abu Dhabi:

Atur Menu Makan untuk Kesehatan Tubuh

Bukan berita yang harus kamu jawab dengan geleng-geleng kepala ketika teman sekantormua cerita soal berat badan. Tiba-tiba berat badannya melonjak. Padahal ia termasuk orang yang gemar menjaga kesehatan tubuh.

Bisa jadi hal tersebut juga bisa menampa dirimua. Kenaikan berat badan selama puasa Ramadan bukan hal aneh. Ada beberapa faktor, diantaranya begadang sampai malam bahkan sekalian sahur. Ada kecenderungan makan dengan porsi lebih banyak.

Bisa juga mengonsumsi hidangan dengan karbo tinggi yang digoreng. Agar tidak terjadi kelebihan berat badan yang akan membuatmu tak pede, sebaiknya rencanakan atau pilih menu sahur dan berbuka puasamu.

Konsultasi ke Dokter

Mungkin selama ini kamu merasa kesehatan tubuhmu oke. Tetapi ingatkah kamu kira-kira kapan terakhir pergi ke dokter? Nah, tak ada salahnya mumpung puasa baru dua hari kamu ke dokter lagi.

Ingat, ke dokter bukan ektivitas yang melulu dilakukan saat sudah terimpa sakit. Saat sehat pun ada baiknya cek kesehatan ke dokter. Apalagi menghadapi puasa. Apalagi kamu termasuk manusia yang hobi berat makan.

Dokter akan mengetahui apakah kondisi tubuhnua oke untuk berpuasa sebulan penuh. Apa saran dokter ikuti, jika memang ada gejala atau masalah kesehatan pada dirimu. Mintalah saran, pertimbangan dan obat yang tepat agar kesehatan tubuhmu tetap terjaga selama Ramadhan.

Hindari Nafsu Gede Bersantap

Iya sih, wajar saat berbuka dan sahur rasanya ingin memakan semua yang ada di meja makan. Khususnya saat berbuka. Namanya juga puasa, tak boleh menyentuh makanan dan minuman dari pagi hingga sore.

Baca Juga:

Danlantamal IV: Janganlah Kita Sombong

Polda Kepri Siapkan Menu Berbuka Selama Ramadan

Jalan Rusak, Kades Ini Andalkan Dana Desa

Melestarikan Budaya Ziarah Makam Menjelang Ramadan

371 Calon Prajurit TNI AL Terima Arahan Aspers Danlantamal IV

Eiiit, jika kamu peduli kesehatan tubuh, harus bisa menginjak pedam rem kuat-kuat. Jangan asal santap menu berbuka puasa sehingga kekenyangan. Toh sejatinya puasa Ramadhan itu bukan pada kemewahan dan banyaknya bersantap saat berbuka, melainkan harus lulus ujiannya.

Di awal-awal puasa sebaiknya sesuaikan dahulu tubuhnya. Misalnya tidak dengan mengumbar ngemil. Makanan yang kamu makan saat berbuka dan sahur juga usahakan secukupnya. Saat berbuka bisalah mencoba mencicipi kurma.

Hmm, Kurangi Deh Rokok dan Kafein

Kalau kamu seorang perokok yang tetap tak bisa meninggalkan kebiasaanmu, sebenarnya Ramadhan momen tepat. Maksudnya tepat bagimu untuk menjaga kesehatan tubuh. Maksudnya? Ya kalau bisa tinggalkan rokok.

Juga bagi penggemar kopi, cobalah untuk mengalihkan secangkir kopi dengan segelas air putih. Baik saat berbuka maupun sahur. Jika memang sulitnya minta ampun, ya kurangi sedikit sedikit.

Tetap Olahraga Demi Kesehatan Tubuh

Ramadhan kok langsung mengubah gaya hidup. yang awalnya rajin ngegym menjadi malas. Padahal justru selama menjalankan kewajiban puasa Ramadhanlah seharusnya kesehatan tubuh dijaga benar-benar.

Olahraga kan bisa dilakukan dengan banyak cara. Tak perlu harus ke lapangan atau ke pusat kebugaran. Usai tarawih bisa berolahraga dengan tetangga di lapangan kampung. Pagi hari setelah subuh jalan-jalan sejenak. (man)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •