Selasa, 9 Juni 2026

Ditemukan Lagi 19 Aplikasi Android Berbahaya, Hapus Secepatnya

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Jangan berpikir semua aplikasi yang Anda unduh di Android aman untuk digunakan. White Ops menemukan setidaknya ada 19 aplikasi yang diam-diam menyimpan malware di dalamnya.

Dibaca dari Phone Arena, Senin (27/7/2020) aplikasi-apilkasi tersebut menyerang ponsel pengguna. Tidak asal menyerang dengan iklan yang sangat menjengkelkan, pengguna juga akan diarahkan ke situs abal-abal.

Dan… ke-19 aplikasi berbahaya tadi ternyata sudah diunduh lebih dari 3,5 juta kali. Siapa tahu Anda juga termasuk salah satu pengunduh tadi.


Ciri lainnya, aplikasi ini justru menandakan aplikasi tidak bisa diinstal dengan benar sehingga Anda harus menghapusnya. Sayangnya, si perancang dengan liciknya sudah mengatur agar aplikasi ini sulit untuk dihapus.

Begitu diinstal, ikon aplikasi akan langsung menghilang untuk menyulitkan pengguna yang ingin menghapusnya.

Sebagian besar aplikasi menggunakan nama “blur” di package-nya. Juga menggunakan nama unik dan nyeleneh seperti Thomas Mary’, ‘Myers Jason’, ‘Kirk Brian’, bukannya nama-nama perusahaan.

Di Play Store, aplikasi juga terlihat seolah-olah memiliki rating bintang lima, yang diduga palsu. Google memang sudah menghapus aplikasi jahat tadi dari Play Store, tetapi siapa tahu masih nempel di ponsel Anda. >> berikut daftar aplikasinya

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kenapa Memori HP Cepat Penuh Padahal Jarang Instal Aplikasi? Ini Penyebab yang Sering Tidak Disadari

Banyak pengguna smartphone mengeluhkan memori HP cepat penuh padahal...

Samsung Vision AI Meluncur, Era Baru Televisi Pintar yang Mampu Memahami Penggunanya

Samsung Vision AI TV menjadi pusat perhatian dalam momen kebersamaan sebuah keluarga kecil. Foto - news.samsung.com

Meta Luncurkan Instagram dan WhatsApp Berbayar, Tarif Mulai Rp 53.000 per Bulan

Meta resmi memperkenalkan layanan berlangganan premium untuk platform media sosial mereka, yakni Instagram, Facebook, dan WhatsApp.