Sabtu, 29 November 2025

Sering Posting Foto Seksi di FB, Wanita Cantik Diburu Polisi

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Seorang wanita cantik warga Kamboja bernama Saran Narita tengah diburu polisi setempat. Alasannya, Narita dianggap memosting foto-fotonya yang terlalu seksi di Facebook.

Dikabarkan oleh dailystar, pencarian polisi atas Narita sudah berlangsung beberapa minggu. Narita sendiri diduga bersembunyi karena hingga sekarang belum berhasil ditemukan.

Di Kamboja, selfie dengan pose sensual dianggap menyalahi budaya Kamboja. Jika ditemukan, wanita itu pun bisa ditahan dan diberi hukuman.


Dilihat suarasiber.com dari Facebook Saran Narita, ia sebenarnya tak banyak mengunggah foto sensual. Lebih banyak produk-produk yang dijualnya.

Foto dan videonya memang menunjukkan sensualitas.

Meski tidak ada foto yang tanpa busana, namun aksi Narita memang mengundang perhatian. Dalam tiga hari, fotonya dilihat lebih dari 70 ribu kali di Facebook.

Kepala Kepolisian Divisi Anti Kejahatan Cyber Long Sopheng mengatakan jika Narita dituduh melakukan eksposur pornografi dan tidak senonoh. Jika ia ditentukan bersalah, Saran bisa dipenjara 30 hari hingga satu tahun.

Sebelumnya Perdana Menteri Hun Sen memang pernah melarang wanita yang memakai pakaian terbuka ketika mengiklankan produk atau jasa di media sosial. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

James Cameron Ungkap Progres Cepat Produksi Film Avatar 3: Fire and Ash

Suarasiber.com - Sutradara waralaba Avatar, James Cameron, kembali memberikan...

Raja Eswatini Ini Memiliki 70 Istri dan Lebih dari 200 Anak

Suarasiber.com - Kerajaan Eswatini—sebelumnya bernama Swaziland—merupakan satu-satunya negara di...

Pendiri Bursa Kripto Thodex, Faruk Fatih Ozer, Ditemukan Tewas di Sel Tahanan Setelah Divonis 11.196 Tahun Penjara

Suarasiber.com (Angkara) – Faruk Fatih Ozer, pendiri sekaligus mantan...

Menteri AI Pertama di Dunia, Diella dari Albania, Siap Lahirkan 83 Asisten Digital untuk Parlemen

Suarasiber.com (Albania) - Perdana Menteri (PM) Albania Edi Rama...