free page hit counter

Babinsa Ini Cek Sembilan Bahan Pokok Demi Warga

JEMAJA (suarasiber) – Sembilan bahan pokok atau sembako adalah kebutuhan penting dalam kehidupan. Namun barang seperti ada ada tanggal kedaluwarsanya. Kadang warga kurang memerhatikannya.

Terkait hal tersebut, sejumlah pihak di Jemaja Timur, Anambas, turun ke lapangan. Mereka adalah Babinsa Sertu Edi Sucipto yang dibantu perangkat desa.

Sucipto adalah Babinsa setempat, merupakan anggota Koramil 04 Letung, Kecamatan Jemaja. Ia ingin posisinya juga bisa membantu warga sesuai kemampuannya. Sementara perangkat desa yang ikut mengecek sembilan bahan pokok dari Desa Kuala Maras.

Mereka yang peduli kedaluwarsa sembilan bahan pokok ini turun langsung mengecek tanggal batas pemakaian barang di kemasannya. Kegiatan ini salah satunya dilaksanakan pada Kamis (9/5/2019) mulai pukul 09.15 WIB.

Menurut Sucipto, pengecekan dilakukan untuk mengetahui apakah ada kebutuhan pokok yang habis masa berlakunya.

“Kegiatan ini kami lakukan agar sembilan bahan pokok yang dijual di pasaran kondisinya memang layak untuk dikonsumsi,” terangnya kepada suarasiber.com.

Dari Warung ke Warung

Pada hari itu, pengecekan dilakukan di RT 006, salah satunya di warung milik Candra. Barang-barang yang termasuk sembilan bahan pokok dicek dengan teliti.

Di toko milik warga ini, Sucipto dan perangkat Desa Kuala Maras tak menemukan satu pun bahan makanan yang expired atau kedaluwarsa.

Pengecekan dilanjutkan ke Warung milik Sumi di RT 005. Di warung ini juga tak ditemukan sembilan bahan pokok yang kedaluwarsa.

Disampaikan oleh perangkat Desa Kuala Maras yang turut mengecak barang, diimbau kepada pedagang untuk mengecek tanggal kedaluwarsa dagangannya.

Baca Juga:

DPRD Rapat Ranperda Pembentukan Kecamatan Kute Siantan

Bukti Telepon Seluler, Dugaan Politik Uang Disidik

Kuliner Nusantara Dipromosikan di Spanyol

Ada City Tour di Sail to Natuna Yacht Rally 2019

Sebab, menjual barang yang sudah expired akan merugikan orang lain juga diri sendiri. “Tidak menutup kemungkinan yang mengonsumsinya mengalami keracunan,” pesan perangkat tersebut.

Efek Negatif Sembilan Bahan P:okok Kedaluwarsa

Dilansir dari halosehat.com, ada bahaya yang harus diketahui masyarakat jika mereka mengonsumsi makanan kedaluwarsa bagi kesehatan tubuh manusia.

Sakit perut

Makanan kedaluwarsa yang telah berjamur sudah bisa dipastikan mengandung bakteri yang muncul akibat enzim pada makanan telah mengalami pembusukan dan terkontiminasi radikal bebas sehingga terjadilah penguraian oleh bakteri yang jika masuk dalam perut dapat menyebababkan sakit perut.

Diare

Makanan kedaluwarsa yang telah berlendir, berbau tidak sedap dan terdapat ulat ulat kecil atau belatung maka sudah bisa dipastikan bahwa makanan tersebut sudah rusak dan mengalami proses pembusukan oleh bakteri. Kondisi makanan tersebut dapat menyebabkan seseorang terserang diare.

Sembelit

Makanan yang telah mengalami perubahan bentuk, warna dan rasa dapat menyebabkan sembelit, Karena zat nutrisi termasuk serat yang ada didalamnya sudah hilang. Keadaan makanan tersebut dapat menyebabkan proses pembuangan feses menjadi sulit.

Keracunan

Makanan yang telah kedaluwarsa mungkin saja tidak akan berdampak buruk pada anak anak yang hanya mengkonsumsinya sekali. Namun jika dikonsumsi setiap hari dan berlebihan maka reaksi kimia yang ada didalam makanan itu berubah menjadi racun dan mencederai organ pencernaan dan menyebabkan seseorang keracunan. Keracunan biasanya diawali dengan muntah muntah.

Bahaya bagi perkembangan janin

Ibu hamil yang gemar menyantap makanan yang telah kedaluwarsa selama masa kehamilannya, maka perkembangan janin akan terhambat. Bayi tidak mendapat nutrisi yang baik dari makann kedaluwarsa. Makanan kadarluasa yang mengandung bakteri dapat menyebabkan janin tidak bisa tumbuh dengan normal.

Rentan melukai lambung anak-anak

Bahaya makanan yang sudah lama atau kedaluwarsa pada anak anak usia dini cenderung lebih rentan terjadi ketika seseorang mengkonsumsinya dalam jumlah berlebihan dalam satu hari. Lambung anak anak lebih mudah teriritasi oleh berbagai macam bahan pengawet yang telah mengalami perubahan reaksi akibat makanan yang dikonsumsinya telah kedaluwarsa.

Anak anak lebih mudah mengalami sakit perut dan diare. Hal itu merupakan kondisi yang sangat berbahaya jika anak anak terus menerus mengkonsumsi makanan kedaluwarsa karena efek bahaya pengawet makanan tidak akan bisa terhindari lagi. (hs)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •