Jumat, 5 Juni 2026

Begini Cara Aman Lindungi Data Pribadi Saat Cetak Kartu Vaksin

Tayang:


Suarasiber.com – Satgas Penanganan Covid-19 beberapa waktu lalu mengingatkan masyarakat agar tidak perlu mencetak sertifikat vaksin Covid-19.

Namun rupanya masyarakat yang sudah divaksin dosis 1 dan 2 masih banyak yang ingin mencetaknya dengan alasan lebih mudah menyimpannya di dompet.

Seorang warga Batam yang menggeluti dunia IT, Andre kepada suarasiber.com mendukung pernyataan pemerintah.


“Pemerintah benar, karena dalam sertifikat vaksin ada data diri yang sangat penting perlu dijaga. Rahasia dan hanya orang bersangkutan yang sehatusnya tahu,” katanya, Senin (15/11/2021) melalui telepon.

Lantas bagaimana agar masyarakat yang tetap ingin mencetak kartu vaksin datanya terlindungi?

Ternyata masyarakat memiliki cara tersendiri. Suarasiber.com pun mendatangi sebuah tempat yang menawarkan jasa pencetakan kartu vaksin di Tanjungpinang.

Desainer grafis toko ini lantas menunjukkan folder berisi kartu vaksin yang sudah dicetak selama ini.

“Dahulu kami menerima link berupa SMS dari PeduliLindungi untuk download kartu vaksin. Sekarang nggak lagi,” ujar desainer grafis tadi.

Hal ini dibenarkan seorang warga yang tengah menunggu kartu vaksinnya dicetak.

“Sudah dikasih tahu sama teman kantor, tempat ini hanya mau cetak hasil file download. Saya tadi tinggal transfer filenya melalui WA orang percetakan ini,” ujar Winda.

Winda mengaku membayar Rp15 ribu untuk jasa mencetak kartu vaksinnya bolak-balik. Satu sisi dosis 1 dan sisi lainnya dosis 2.

Pengelola Bintan Wrapping Stiker Variasi, Amin, yang dimintai keterangan suarasiber.com mengatakan ia dan teman-temannya menolak warga yang ingin mencetak kartu vaksinnya tetapi belum diunduh.

Ia menyadari ada data penting yang harus dilindungi pemiliknya. Ia pun menolak jika harus terlibat dalam proses pengunduhan di ponsel masing-masing warga yang ingin mencetak kartu vaksin.

“Biasanya kami minta silakan diunduh dahulu. Kalau nggak tahu caranya memang kami kasih tahu langkah-langkahnya, namun tetap warga sendiri yang melakukannya,” imbuh Amin. (eko)

Editor Ady Indra Pawennari

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Pelaku Usaha Siap Hadapi Wajib Halal 2026

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada pelaku usaha saat Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Gedung Dekranasda Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (4/6/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang.

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa