Jumat, 5 Juni 2026

Kebijakan Visa on Arrival di Kepri Memasuki Tahap Finalisasi

Tayang:


Suarasiber.com – Kebijakan Visa on Arrival (VoA) yang diupayakan Gubernur Ansar Ahmad dalam upaya mendongkrak angka kunjungan wisatawan ke Kepulauan Riau semakin terang. Kebijakan itu kini sudah dalam tahap finalisasi dan dimungkinkan akan segera diterapkan.

Hal ini diungkap Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno ketika bertemu Gubernur Kepri Ansar Ahmad di Southlink Country Club, Batam, Sabtu (29/6/2024).

“Setelah perjuangan yang cukup lama, sekitar dua pekan yang lalu saya telah menandatangani formulasi akhir yang akan disahkan melalui Peraturan Presiden terkait dengan kebebasan untuk regulasi bagi ekspatriat yang tinggal di Singapura dan kunjungan wisatawan,” terang Menparekraf Sandiaga sebagaimana disiarkan di lama resmi Kemenparekraf RI.


Menparekraf Sandiaga menerangkan, skema VoA ini nantinya akan diberlakukan dengan dua jenis durasi, yaitu 30 hari dan tujuh hari. Untuk durasi 30 hari, wisatawan akan dikenakan tarif Rp500 ribu dan short term visa yang berlaku selama tujuh hari dikenakan tarif Rp100 ribu.

“Jadi nanti hasil akhirnya yang kita harapkan, untuk short term visa yang diajukan daerah sekitar 10 dolar AS itu juga sebagai rancangan untuk itu. Seandainya yang visa ini tidak dipertimbangkan. Maka rancangan kedua yang menjadi opsi,” terangnya lagi.

Sementara itu, Gubernur Kepulauan Riau, Anshar Ahmad, mengapresiasi langkah-langkah yang ditempuh oleh Kemenparekraf untuk menyusun dan merealisasikan pemberlakuan VoA di wilayahnya.

“Ini membangun atmosfer semangat teman-teman para pelaku pariwisata di Kepri agar jadi lebih semangat lagi,” ujar Gubernur Anshar didampingi Kepala Dinas Pariwisata Kepulauan Riau Guntur Sakti. (*)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Scoot Resmi Buka Rute Singapura–Belitung, Kemenpar Bidik Lonjakan Wisatawan Mancanegara

Suarasiber.com – Kementerian Pariwisata (Kemenpar) terus memperkuat konektivitas udara...

Bappenas Dorong Pulau Penyengat Jadi Pusat Ekonomi Oranye Berbasis Budaya Melayu

Suarasiber.com (Kota Tanjungpinang) - Bappenas RI melihat potensi besar...

Triwulan Pertama 2026, Kunjungan Wisman ke Tanjungpinang Alami Tren Positif

Suarasiber.com (Kota Tanjungpinang) - Kunjungan wisatawan manca negara (wisman)...

Pulau Cempedak Bintan Masuk 5 Besar Hotel Terbaik Asia 2026, Bukti Kekuatan Pariwisata Indonesia

Vila berbahan bambu di Pulau Cempedak, Bintan, Kepulauan Riau ini menjadi salah satu daya tarik utama resor eksklusif yang masuk daftar 10 hotel dan resor terbaik di Asia 2026 versi Gold List. Foto - cempedakisland