Jumat, 5 Juni 2026

Tersangka Provokator Kerusuhan di Bitung Ternyata Bekerja di Samarinda

Tayang:


BALIKPAPAN (suarasiber.com) – Marco Karundeng (M), yang diduga sebagai provokator berbau SARA yang memicu kerusuhan di Bitung, Sulawesi Utara, terus diperiksa intensif oleh Ditreskrimsus Polda Kaltim.

Bahwa adanya kabar M melarikan diri ke Kaltim ternyata tidak benar. Ia sedang bekerja di salah satu kapal di wilayah Kota Samarinda.

Kasubid Penmas Polda Kaltim, AKBP I Nyoman Wijaya, menjelaskan Marco tidak lari dari Bitung, Sulut ke kampungnya di Kaltim.


“Jadi Marco Karundeng tidak lari dari Bitung, Sulut ke daerah asalnya Kaltim. Namun, yang bersangkutan memang sedang bekerja di sebuah kapal laut di daerah Samarinda pada saat diamankan,” jelasnya, dilansir dari beritasatu, Minggu (4/12/23).

Nyoman pun meminta media melurukan kabar tersebut, agar tidak menimbulkan bias.

Komentar media sosial yang diduga menjadi pemicu kerusuhan di Bitung, Sulawesi Utara ternyata ditulis oleh pemilik akun yang berada di Kota Samarinda, Kalimantan Timur. (***/syaiful)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa

Dari Dicopot hingga Diborgol: Tiga Mantan Pimpinan BGN Jadi Tersangka Korupsi MBG

Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana ditahan oleh Kejaksaan Agung, Rabu (3/6/2026). Terlihat Dadan dengan wajah muram dibawa keluar dari Gedung Jampidsus Kejagung menuju rumah tahanan. Foto - Instagram undercover.id

Satresnarkoba Polres Anambas Ungkap Kasus Narkoba Sabu, Enam Terduga Pelaku Diamankan

Suarasiber.com (Anambas) — Satresnarkoba Polres Kepulauan Anambas berhasil mengungkap...

Pengasuh Padepokan Cabul di Pekalongan Ditangkap, Kemenag: Bukan Pimpinan Ponpes

Suarasiber.com - Kementerian Agama (Kemenag) menegaskan bahwa terduga pelaku...