Jumat, 5 Juni 2026

Ini Alasan Masker Scuba Dilarang Digunakan untuk Cegah Corona

Tayang:


JAKARTA (suarasiber) – Masker scuba adalah salah satu jenis masker yang paling banyak dijual. Bahkan para pedagang bisa dengan mudah ditemukan di pinggir jalan.

Namun penggunaan masker scuba ternyata tidak disarankan jika Anda berada di keramaian atau keluar rumah. Ternyata masker scuba dan buff yang sering dipakai masyarakat tidak efektif mencegah penularan Corona.

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito, mengatakan masker yang bagus justru berbahan kain lapis tiga.


Masker kain katun lapis tiga memiliki kemampuan filtrasi atau penyaringan partikel virus lebih baik.

Sebelumnya, saat konferensi pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (15/9/2020). lalu Wiku mengatakan masker scuba atau buff yang berbahan tipis tidak bisa menyaring partikel virus.

Dengan alasan itulah pemerintah tidak menyarankan penggunaan masker scuba atupun buff di tempat-tempat umum di masa pandemi.

Kementerian Kesehatan sendiri menyatakan jika scuba bukan termasuk masker. Hal ini disampaikan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Achmad Yurianto di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2020).

“Masker ya masker, titik. Kenapa melari-larikan ke scuba segala macam. Kan disuruhnya pakai apa? Masker. Scuba itu masker bukan? Lha bukan. Emang scuba itu masker?” kata Yuri.

Yuri juga menyinggung penerapan protokol kesehatan 3M, yaitu memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Yuri menegaskan masker tidak hanya sebagai penutup hidung. Ia pun menilai tak ada salahnya penggunaan scuba sebagai masker dilarang.

“Ajarin masyarakat dong, masker ya masker, titik. Kenapa sih dibikin konflik? Masker, bukan penutup hidung. Kalau nutup hidung pakai kertas bisa kan. Tapi yang diminta apa? Masker,” tegasnya.(mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Bupati Bintan Sambut Wamen BKKBN, Perkuat Program Lansia Produktif dan Percepatan Penurunan Stunting

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, didampingi Bupati Bintan Roby Kurniawan, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan berdialog dengan peserta Sekolah Lansia dalam kegiatan penguatan ketahanan keluarga dan pencegahan stunting di Rumah Bahagia, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,Senin (25/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Potong Potong, Pusat Pemotongan Akrilik, PVC, ACP dan Material Nonmetal Lainnya di Tanjungpinang

Suarasiber.com - Mengusung tagline Potong Apa Saja Sesukamu Asalkan...

Ombudsman RI Selidiki Tata Kelola Program Internsip Dokter Usai Sejumlah Dokter Muda Meninggal

Suarasiber.com - Ombudsman Republik Indonesia (ORI) melakukan Investigasi Atas...