free page hit counter

Bintara Cium Kaki Ibunya Curi Perhatian di SPN Polda Kepri, Tanjungbatu

Loading...

TANJUNGBATU (suarasiber) – Kapolda kepri Irjen Andap Budhi Revianto menutup Pendidikan Pembentukan Bintara Polri Perbatasan Tahu Anggaran 2018-2019 di SPN Polda Kepri, Tanjungbatu, Senin (4/3/2019).

Sebelumnya, Kapolda bersama Gubernur Provinsi Kepri, Ka SPN, TNI dan Forkopimda memeriksa pasukan upacara. Selanjutnya penghargaan diberikan kepada sejumlah siswa untuk kategori berbeda.

Bripda Suandy Fernando Sianturi dengan nilai 72,71 terpilih sebagai Siswa Cendikia, Bripda Sabda Supadli Hutagaol dengan nilai 75,02 sebagai Siswa Tertabah dan Bripda Oktaviandi Rezki dengan nilai 87,85 sebagai Siswa Trengginas sekaligus Siswa Teladan dengan nilai 76,42.

Kapolda Kepri membacakan pengambilan sumpah dan janji yang diikuti oleh 160 Bintara remaja yang dilantik. Dari 160 tadi, 150 Bintara Tugas Umum dan 10 Bintara Penugasan Khusus. Semuanya berasal dari Kepri dengan rincian Batam 90 orang, Tanjungpinang 28 orang, Bintan 12 orang, Karimun 18 orang, Natuna 7 orang, Lingga 4 orang dan Anambas 1 orang.

Baca Juga:

Warga Bintan Penghina Presiden Jokowi Didakwa dengan Pasal Berlapis

Sopir Bus yang Tabrak Rasyid Tenda hingga Meninggal Dituntut 8 Bulan Penjara

Salon Perwira Prajurit Karir Diminta Waspadai Calo Rekrutmen

Kapolda, seperti rilis yang dikirimkan Kabid Humas Polda Kepri Kombes Erlangga kepada suarasiber, juga membacakan amanat Kapolri Jenderal Polisi Prof H Muhammad Tito Karnavian PhD yang mengucapkan selamat kepada 8.389 Bintara remaja se-Indonesia, terdiri atas 7.991 pria dan 398 wanita.

Mereka berhasil menyelesaikan pendidikan pembentukan Bintara Polri yang berlangsung selama 7 bulan dan berhak menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua. Diingatkan Kapolri keberhasilan ini tak luput dari doa dan dukungan keluarga.

Usai upacara, seorang Bintara remaja laki-laki bersimpuh dan mencium kaki ibunya. Orang tua Bintara memang diberikan kesempatan untuk menjumpai anak-anaknya yang rampung menjalani pendidikan.

Bintara ini terisak, berterima kasih kepada ibunya atas doa untuknya. Ibunya selama ini telah mengasuhnya seorang diri setelah kepergian sang ayah. Pemandangan mengharukan ini sempat mencuri perhatian banyak orang yang ada di lapangan. (mat)

Loading...