Jumat, 5 Juni 2026

Harga Kebutuhan Pokok H-10 di Tanjungpinang Masih Stabil

Tayang:


Suarasiber.com (Tanjungpinang) – Harga sejumlah komoditi kebutuhan pokok pada H-10 Idul Fitri 1446 H tahun 2025 di Tanjungpinang, belum mengalami kenaikan. Hal itu diketahui berdasarkan pantauan harga Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Tanjungpinang di pasar Bintan Center, Kamis (20/3).

Beras premium, tepung terigu, minyak goreng kemasan, telur, daging, ayam, hingga bawang merah masih bertahan pada harga pantauan awal pekan ini. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Tanjungpinang Teguh Susanto mengatakan, pasca rapat koordinasi Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Selasa (18/3) lalu, Disdagin Tanjungpinang mulai melakukan pantauan harga kebutuhan pokok setiap hari.

“Berdasarkan pantauan harga yang dilakukan tim Disdagin di pasar Bintan Center, sejumlah komoditi kebutuhan pokok belum mengalami kenaikan signifikan. Sesuai arahan wali kota, intensitas pengawasan dan pantauan harga ditingkatkan setiap hari. Tujuannya agar langkah-langkah antisipasi dapat dilakukan lebih dini,” kata Teguh, Kamis (20/3).


Beras premium yang umum dikonsumsi masyarakat Tanjungpinang seperti Padang Raya, ucapnya, masih berada pada level Rp 17.500 per kilogram, dan beras merek Gajah Merah Rp 16.500 per kilogram. Sementara beras SPHP Bulog masih bertahan pada harga Rp 12.400 per kilogram.

Daging sapi segar yang sebelumnya sudah mengalami kenaikan pada awal puasa, sampai Kamis (20/3) masih berada di kisaran Rp 150.000 per kilogram. Cabai Merah Rp 52.000 per kilogram, bawang merah Rp 44.000 per kilogram, cabai rawit merah Rp 86.667 per kilogram, dan cabai rawit hijau Rp 64.000 per kilogram.

“Berdasarkan pantauan terhadap 41 komoditi kebutuhan pokok, dan kebutuhan pangan lainnya, secara umum belum ada kenaikan harga. TPID juga telah melibatkan asosiasi distributor, untuk ikut membantu pengendalian harga kebutuhan pokok di Tanjungpinang,” tambah Teguh.

Pelibatan asosiasi distributor secara aktif, lanjutnya, mampu memberikan andil dalam pengendalian harga bahan kebutuhan pokok. Hingga diharapkan tidak terjadi lonjakan harga yang tidak wajar terhadap beberapa komoditi. Saat ini, ketersediaan barang kebutuhan pokok di Tanjungpinang dinyatakan masih terjamin dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Lebih jauh, kita juga melibatkan Satgas Pangan Tanjungpinang untuk mengawasi persediaan bahan kebutuhan pokok di gudang-gudang. Tujuannya agar tidak terjadi penimbunan barang yang ditujukan untuk kepentingan lain. Kelancaran distribusi barang, juga menjadi perhatian Pemko Tanjungpinang untuk menjamin ketersediaan bahan kebutuhan pokok,” jelasnya. (***)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Pelaku Usaha Siap Hadapi Wajib Halal 2026

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada pelaku usaha saat Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Gedung Dekranasda Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (4/6/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang.

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa