Kamis, 4 Juni 2026

Pandemi Covid-19, Pembuat Prasasti Nisan Dapat Pesanan Lebih Banyak

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Kematian seseorang, entah itu karena Covid-19 atau sebab lainnya mendapatkan perhatian dari anggota keluarga yang ditinggalkan. Salah satunya dengan memberinya prasasti di batu nisan sebagai penanda.

Pihak keluarga pun memesan prasasti nisan kepada pembuatnya. Mereka hanya memberikan materi, pembuat prasasti yang kemudian mendesainnya dan menjadikannya prasasti yang siap dipasang.

Agus Salim, yang membuka workshop di rumahnya, Batu 14 arah Tanjunguban mengakui ada penambahan jumlah pemesanan prasastu nisan selama pandemi Covid-19.


Agus menyelesaikan desain prasastinya lalu dicutting di Artistik Stiker, Jalan Sidorejo, Tanjungpinang. Foto – suarasiber

“Terus terang ada peningkatan meski jumlahnya tidak terlalu tajam. Alhamdulillah warga yang meninggal tidak banyak, semoga lekas normal. Sedih juga kalau buat prasasti untuk korban corona,” ujarnya, Senin (5/10/2020).

Meski mengalami peningkatan pemesanan, Agus justru berdoa agar corona bisa diatasi. Ia pun menceritakan, temannya sesama pembuat prasasti nisan di Jawa lebih banyak peningkatan pesanannya.

“Sama dengan saya, teman-teman pembuat prasasti di Jawa juga lebih memilih agar pandemi Covid-19 segera berlalu,” imbuh lelaki asal Jawa Tengah ini.

Agus menggunakan media batu alam dan keramik untuk membuat prasasti. Ia bekerja sama dengan pembuat sticker cutting di Tanjungpinang untuk membuat cetakannya.

Prasasti lain yang dikerjakan Agus untuk Taman Makam Pahlawan Tanjungpinang. Foto – dok pribadi

Ia mendesain ukuran serta kata-kata yang dimintai pemesan, lalu pola tadi dipotong menggunakan mesin cutting.

Selanjutnya sticker cutting tadi dilekatkan di atas permukaan keramik, masking tapenya diambil dan huruf-hurufnya dikelupas. Langkah selanjutnya ia menggunakan cairan kimia untuk mengukir tulisan di permukaan keramik tadi.

Prasasti seperti ini sudah menjadi langganan Agus. Foto – dok pribadi

Karena prosesnya sama, Agus juga menerima pembuatan prasasti untuk peresmian kantor dan sebagainya.

“Ukurannya silakan sesuaikan kebutuhan. Dari yang belasan centimeter hingga 60 kali 90 centimeter pun bisa saya buat,” ujar lelaki yang dikenal tekun ini.

Bagi pemesan wilayah Tanjungpinang, Agus akan mengantarkannya ke alamat pemesan. Sementara bagi pemesan luar pulau, akan dikirimkan atau dijemput pemesan.

Berapa lama pembuatan sebuah prasasti nisan, Agus mengambil contoh yang ukuran 60 x 90 centimeter, mampu dirampungkannya dua hari.

Ingin memesan prasasti? Silakan hubungi Agus di sini. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Sertifikasi Halal Jadi Standar Daya Saing Produk Daerah, Wali Kota Tanjungpinang Dorong Pelaku Usaha Siap Hadapi Wajib Halal 2026

Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah menyerahkan sertifikat halal secara simbolis kepada pelaku usaha saat Sosialisasi Wajib Halal Oktober 2026 di Gedung Dekranasda Kepulauan Riau, Tanjungpinang, Kamis (4/6/2026). Foto - Diskominfo Tanjungpinang.

Korupsi Kredit Mikro BRI Tanjungpinang Rugikan Negara Rp4,07 Miliar, Kejati Kepri Tetapkan Tersangka Kelima

Aspidsus Kejati Kepri Ismail Fahmi memberikan keterangan kepada wartawan saat konferensi pers di Kantor Kejati Kepri, Tanjungpinang, Rabu (3/6/2026). Foto - istimewa

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Bintan Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Roby Kurniawan Sebut Hasil Kerja Kolektif Seluruh OPD

Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima LHP LKPD Tahun Anggaran 2025 dari Kepala BPK Perwakilan Kepulauan Riau, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan