Kamis, 4 Juni 2026

Coblosan, Para Pedagang Pasar Tradisional di Tanjungpinang Libur

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Perhelatan demokrasi pada 17 April 2019 membuat aktivitas jual beli di pasar tradisional Tanjungpinang sepi. Sebagian besar pedagang memilih untuk mencoblos.

Pantauan suarasiber.com, di pasar tradisional yang ada di seputaran Jalan Pasar Ikan dan Pasar Gambir, pasar lengang.

Ada beberapa pedagang yang menggelar jualannya, namun jumlahnya tidak banyak. Ada beberapa alasan mereka tetap buka.


“Saya gantian dengan abang. Pagi tadi abang ke TPS, nanti dia ke sini gantian saya nyoblos,” ujar seorang pedagang sayur.

Pilpres Kali Ini Lebih Lengang

Pada hari normal, aktivitas jual besli di Pasar Tradisional Bestari, Bintan Centre yang seperti ini bisa dikatakan sepi. Namun saat hari coblosan tadi siang, suasana lebih lengang. Foto-cr1/suarasiber

Setiap pelaksanaan Pilpres, pasar tradisional ini memang tak seramai biasanya. Namun Pilpres hari ini lebih banyak pedagang yang memilih meliburkan diri.

“Pilpres lima tahun lalu atau Pilwako kemarin juga begini. Tetapi iya, hari ini lebih sepi,” ujar Wan, pengojek pasar.

Alasan lainnya dikemukakan Muhith yang menunggu istrinya belanja. Sambil menunggu sepeda motornya, warga Batu 4 ini meyakini Pilpres kali ini mengundang perhatian lebih.

“Menurut saya sih karena antara Pak Jokowi dan Pak Prabowo sudah dua kali maju. Saya juga habis dari pasar ini ke TPS,” akunya.

Sepinya suasana pasar juga terlihat di jalan raya. Dalam kondisi normal, jalur jalan yang berada persis di depan pintu pasar sudah dipenuhi ratusan sepeda motor. Kendaraan ini biasanya diparkir himpit-himpitan.

Pembeli Juga Sedikit

Sepinya pasar tradisional bukan hanya karena banyak pedagang libur. Namun sebaliknya, tak sedikit warga yang memang sengaja tidak ke pasar karena lebih mementingkan mencoblos.

Hal ini disampaikan Sarni, seorang pedagang jamu di pasar Tanjungpinang.

“Sebenarnya kalau jualan bisa setelah mencoblos. Tetapi kalau ada coblosan seperti ini tak banyak pembeli yang datang,” ungkapnya.

Sementara waktu mencoblos tak bisa diperkirakan jam berapa selesai. Jika masih pagi mungkin pedagang bisa tetap buka.

“Kalau pagi hari ya masih adalah pembeli. Kalau siang pasar juga sepi,” imbuh Sarni.

Suarasiber lalu mencoba menuju arah Bakar Batu. Dari Jalan Merdeka hingga Bakar Batu terasa sekali lengangnya jalan raya.

Kondisi pasar tradisional di Jalan Pasar Ikan dan Gambir tak jauh berbeda dengan Pasar Bestari, Bintan Centre.

Meski masih banyak pedagang yang buka, namun aktivitas jual beli terasa lengang.(cr1)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Pot Bunga dan Bak Mandi Semen Tanjungpinang Makin Diburu, Berawal dari Belajar YouTube Kini Jadi Sumber Penghasilan

Pot bunga hias minimalis menghiasi pekarangan rumah modern, memberikan sentuhan estetika sekaligus mempercantik lanskap hunian,Selasa(2/6/2026). Foto - Istimewa

Bupati Bintan Sambut Wamen BKKBN, Perkuat Program Lansia Produktif dan Percepatan Penurunan Stunting

Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, didampingi Bupati Bintan Roby Kurniawan, Ketua TP PKK Provinsi Kepulauan Riau, dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan berdialog dengan peserta Sekolah Lansia dalam kegiatan penguatan ketahanan keluarga dan pencegahan stunting di Rumah Bahagia, Kecamatan Gunung Kijang, Kabupaten Bintan,Senin (25/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Butuh Jasa Potong Ornamen untuk Masjid atau Kantor? Ternyata di Tanjungpinang Ada Lho

Suarasiber.com - Lazim di zaman sekarang masjid atau kantor...