Terdesak Kembalikan Uang Kurban, Ketua Pengurus Masjid Bunuh WNA Singapura

Loading...

BATAM (suarasiber.com) – Tewasnya Wong Kai Keong (74) Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura di Jembatan 4 Barelang beberapa waktu lalu, berhasil diungkap Satreskrim Polresta Barelang.

Saat ditemukan, kondisi Wong sudah dengan kondisi tinggal tulang belulang.

Terkait kasus ini, polisi menangkap seorang PTT Biro Umum Pemprov Kepri bernama Muhammad Rais Sigit (37). Pria yang juga tahanan Rutan Polresta Tanjung Pinang ini diduga membunuh Wong karena menolak meminjami uang Rp20 juta.

Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk menyicil uang kurban Idul Adha 2023 yang dipakainya.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Nugroho Tri Nuryanto, Senin (2/10/2023) menjelaskan, Wong dibunuh Rais di pinggir Jalan Duyung persis di depan Rusun Lancang Kelurahan Sei Jodoh, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam pada hari Sabtu (19/8/2023).

Saat pelaku dan korban bertemu, Rais mengutarakan niatnya pinjam uang Rp20 juta. Saat menjadi ketua pengurus sebuah masjid di Tanjungpinang, ia menggunakan uang kurban Idul Adha 2023 sehingga harus mengembalikan.

Lantaran Wong menolak meminjaminya uang, Rais memukul kepala Wong 3 kali sehingga korban lemas di dalam mobil.

Selanjutnya Rais menduduki dada Wong lalu mengikat tangan WNA itu menggunakan nilon. Rais pun mencekik leher korbannya dari belakang hingga tak sadarkan diri. Selain membunuh, Rais juga menguras uang korban Rp4.750.000 di ATM serta mengambil ponselnya.

Kasus ini terungkap setelah anak korban melaporkan kehilangan ayahnya ke Polresta Barelang pada tanggal 16 September 2023.

Laporan dibuat karena Wong sudah saatnya balik ke Singapura untuk meminta uang kepada anaknya. Ini adalah aktivitas rutin yang dilakukan Wong. Tak seperti biasanya, Wong tidak ke Singapura dan nomor ponselnya tak bisa dihubungi.

Polisi melakukan kajian dan pendalaman sehingga pada 29 September 2023 diperoleh bukti pelaku diduga kuat melakukan dugaan tindak pidana pembunuhan terhadap korban.

“Saat itu pelaku juga sedang dilakukan penahanan di Polresta Tanjung Pinang terkait dugaan tindak pidana penggelapan uang qurban hari Raya Idul Adha tahun 2023,” terang Kombes Pol Nugroho yang didampingi Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Budi Hartono.

Rais juga sudah mengakui membunuh Wong. Ia kini dijerat Pasal 340 dan/atau Pasal 338 dan/atau Pasal 365 ayat (3) K.U.H.Pidana dengan ancaman pidana 15 tahun atau pidana penjara 20 tahun (***/masjai)

Editor Yusfreyendi

Loading...