Jumat, 5 Juni 2026

Ansar Pelopori Gerakan Selamatkan Pangan di Provinsi Kepri

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber.com) – Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad mencanangkan ‘Gerakan Selamatkan Pangan’ Provinsi Kepri yang ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama oleh seluruh perangkat daerah, Minggu (24/9) di halaman Gedung Daerah Tanjungpinang, atau usai pelaksanaan upacara peringatan HUT ke-21 Provinsi Kepri.

Sebagaimana disampaikan oleh Gubernur Ansar sebelum penandatanganan kesepakatan dilakukan, Gerakan Selamatkan Pangan merupakan gerakan bersama dalam menurunkan kerawanan pangan dan gizi melalui berbagai upaya antara lain mencegah terjadinya food waste dan mendonasikan pangan berlebih kepada masyarakat yang membutuhkan, selain itu pangan yang sudah tidak layak lagi dikonsumsi manusia dimanfaatkan untuk pakan hewan ternak, kompos dan dimanfaatkan untuk kebutuhan industry.

“Di Indonesia, Kepri merupakan Provinsi pertama yang melakukan pencanangan ini. Hal ini perlu jadi perhatian kita bersama agar kita lebih hemat makanan, tidak berlebih-lebihkan. Makanlah secukupnya, karena itu juga sesuai dengan ajaran agama. Bayangkan, berdasarkan data setiap tahun Indoneaia tercatat telah melakukan pemborosan makanan hingga Rp150 triliun,” kata Ansar Ahmad.


Pangan berpotensi berlebih atau food waste, lanjut Ansar adalah pangan yang masih dalam kondisi baik dan aman, namun berpotensi terbuang atau dimusnahkan jika tidak dimanfaatkan, tetapi pangan ini tidak termasuk left over food (pangan sisa) di hotel, restoran, catering, retail, industri pangan, toko makanan dan/atau pusat perbelanjaan.

Gerakan selamatkan pangan atau food rescue sendiri adalah upaya penyelamatan pangan berpotensi food waste oleh para pihak yang bersumber dari penyedia pangan/ donatur untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan disertai penetapan kebijakan dan upaya sosialisasi/promosi pencegahan food waste.

Untuk memperkuat program ini Pemprov Kepri telah mengeluarkan Instruksi Gubernur Kepulauan Riau Nomor : 521/417/DKPPKH tentang Gerakan Selamatkan Pangan Provinsi Kepulauan Riau melalui ‘Stop Boros Pangan’ yang memiliki 7 langkah utama, yakni ambil makanan secukupnya dengan gizi seimbang dan habiskan. Kemudian bawa pulang makanan (take away) jika tersisa, bijak berbelanja pangan (Meal Planning), manajemen penyimpanan bahan makanan (gunakan wadah yang
baik, sesuaikan dengan karakteristik pangan), biasakan cek tanggal kadaluarsa, olah kembali dan manfaatkan pangan yang berpotensi terbuang menjadi menu yang variasi dengan tetap memperhatikan cara pengolahan agar tidak rusak kandungan gizinya, dan terakhir mendonasikan makanan berlebih kepada yang membutuhkan.

“Intinya program ini mengajak kita semua berhemat, tidak melakukan pemborosan makanan. Tidak hanya di rumah, tapi dalam acara-acara tertentu agar menggunakan produk makanan dari petani. Kurangi makanan dari negara lain seperti buah dan sebagainya,” pesan Ansar.(*)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa