Jumat, 5 Juni 2026

Fakta di Balik Pemecatan Rian Mahendra sebagai Direktur Operasional PO Haryanto

Tayang:


Suarasiber.com – Bagi bis mania pasti kenal PO Haryanto, salah satu perusahaan bus yang tersohor di Indonesia milik Haji Haryanto. Perusahaan membuat perhatian orang tertuju padanya saat dikabarkan Rian Mahendra dipecat sebagai Direktur Operasional PO Haryanto.

Rian Mahendra adalah anak pertama Haji Haryanto. Masyarakat terkejut ketika mendengar kabar lain jika Rian dipecat tanpa pesangon. Publik kaget, apalagi selama ini nama Rian dan PO Haryanto begitu lekat.

Haji Haryanto akhirnya mengeluarkan keterangan resmi seputar pemecatan Rian sejak Juli 2022. Pemecatan dilakukan setelah ia bekerja selama 19 tahun lamanya.


Setelah dipecat, Rian juga mengaku bahwa fasilitas kendaraan pribadi seperti mobil dan motor sudah ditarik oleh PO Haryanto. Hingga yang ada hanya satu unit Yamaha Nmax yang dibelinya secara kredit.

Lantas apa tanggapan haji Haryanto? Mengutip suaramerdeka.com, Sabtu (7/1/2023), ada beberapa alasan yang menjadi penyebab pemecatan tersebut.

Menurut Haji Haryanto, yang diterima Rian akibat ulahnya sendiri. Ia menyebut sejak kecil Rian memang suka minggat, pergi datang. Bahkan apa yang dikerjakannya menurut sang ayah banyak yang tak bermanfaat.

Slah satu hobi Rian yang disoroti ayahnya ialah main game hampir setiap hari dan menghabiskan uang. Jumlahnya jutaan sementara untuk mencarinya harus mengeluarkan keringat.

Namun menurut Haji Haryanto yang sangat fatal adalah ketika Rian minggat. Sebelumnya ia main bitcoin dan menjanjikan komisi 20 persen kepada orang-orang yang uangnya dipinjamkan. Sampai batas waktu penyerahan komisi, Rian tidak datang-datang.

“Waktu itu, sampai beberapa hari, Rian nggak bisa memenuhi janjinya. Padahal dia utangnya miliaran,” ungkap Haji Haryanto.

Saat Rian kabur itulah orang-orang yang dijanjikan komisi mencari Haji Haryanto sebagai ayah Rian. Haji Haryanto mengatakan telah melunasi utang-utang Rian yang jumlahnya miliaran.

Menurutnya, ia harus melindungi nama besar PO Haryanto. Rian juga disebutnya sudah meminta maaf dan dimaafkan. (***)

Editor Ady Indra P
Sumber suaramerdeka.com

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Sumatera Barat, Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Andal

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso (kedua kanan), meninjau operasional agen LPG saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Foto - Istimewa

Pasukan TNI Kontingen Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan Internasional dan Harumkan Nama Indonesia

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan penghargaan kepada personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL saat penyambutan pasukan perdamaian PBB di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Foto - Puspen TNI