Jumat, 5 Juni 2026

Eks Pramugari Berdarah Indonesia Ini Bernama Badjie Xatieqoutieqc, Panggilannya?

Tayang:


Suarasiber.com – Nama nama unik bukan hanya saat sekarang. Nyatanya mantan pramugari ini bernama Badjie Xatieqoutieqc. Bukan nama panggilan, melainkan nama pemberian orang tuanya.

Badjie yang kini berusia 29 tahun merupakan mantan pramugari Malaysian Airlines. Setelah kontraknya habis, ia kini aktif sebagai sukarelawan Pusat Pemberian Vaksin (PPV) di Setia City Convention Centre (SCCC), Shah Alam, Selangor.

Perempuan yang barasal dari Klang, Selangor ini justru lebih dikenal dengan sebutan Belle. Hal ini dilakukan karena Badjie tak ingin orang-orang kesulitan menyebut namanya.


Namanya viral setelah temannya mengunggah SIM-nya ke medsos. Di sana tertera namanya, Badjie Xatieqoutieqc binti Ibadallah.

Melansir Harian Metro, Sabtu (10/9/2022), awalnya temannya kaget mengetahui nama asli Badjie. Padahal si kawan sudah lama kenal dan menjadi karib.

Ketika menyebut nama aslinya, banyak orang yang justru memberikan pertanyaan kepada Badjie karena merasa aneh.

Kepada Harian Metro, Badjie mangakui awalnya tidak menyukai namanya karena sering diejek. Namun seiring waktu ia menjadi berubah pikiran dan menyukainya.

Ia pun menceritakan, ia dan enam sudaranya memang diberi nama yang unik oleh ayahnya, Ibadallah Kandar (63 tahun), yang keturunan Jawa – Sunda. Ketujuh nama unik ini ialah Badjie Xietaqieullah, Badjie Xbietaquauallah, Badjie Xatieqieullah, Badjie Xatieqoutieqc, Badjie Xaebcourieyiean, Badjie Xieslammillatiena dan Badjie Xwattaquoallah.

Badjie sendiri, ungkap dia, merupakan gabungan dari nama kedua orang tuanya, sebagai pengganti nama Raden yang pernah diwarisi nenek moyangnya, Jawa – Sunda.

Badjie mengatakan nama ketujuh saudara kandungnya, jika dibaca dengan benar, sebenarnya berarti pengabdian kepada Allah SWT. (zainal)

Editor Nurali Mahmudi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

Veda Ega Pratama Start dari Posisi 20, Finis Gemilang di Peringkat 8 Moto3 Catalunya

Suarasiber.com - Pembalap Indonesia yang membela Honda Team Asia,...

Veda Ega Pratama Masih Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya 2026, Hakim Danish Tampil Tercepat

Suarasiber.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih...