Kamis, 4 Juni 2026

Soerya: Hindari Memaksa, Ancam dan Intimidasi di Pilkada Kepri 2020

Tayang:


BATAM (suarasiber) – Pemilihan kepala daerah yang sehat, itulah yang diinginkan oleh Calon Gubernur Kepri, Soerya Respationo. Cara-cara main paksa, kata dia, sebaiknya dihindari.

Saat bertatap muka dengan kelompok relawan, tim pemenangan dan warga Belakangpadang, Batam, Rabu (7/10/2020), Soerya menegaskan soal itu.

Di Belakangpadang ini Soerya didampingi Calon Wakil Gubernur pendampingnya, Iman Sutiawan dan Calon Wakil Wali Kota Batam Abdul Basyid.


Awalnya, Soerya dan Iman mengingatkan kepada aparatur negara, camat, para lurah, ASN maupun RT/RW untuk bersikap netral dalam Pilkada 2020.

“Kita tidak boleh memaksa, mengintimidasi, atau mengancam. Saya mengingatkan camat, lurah, RT/RW karena itu ada risikonya, itu pidana dan melanggar PKPU,” ungkap Soerya.

Pun jika Pilkada dilaksanakan dengan intimidasi saat pemilihan suara, hanya akan menghasilkan pemimpin yang tidak dikehendaki.

Dalam acara sosialisasi yang dilakukan dengan protokol kesehatan itu, Soerya juga mengingatkan warga untuk tidak takut jika mendapatkan intimidasi.

Ia mempersilahkan warga untuk menentukan hal pilihnya sesuai nurani. Juga jangan dengan mudah termakan janji-janji.

“Kita tak perlu mengumbar janji. RT RW dikasih motor, misalnya, itu bohong. Itu pidana karena itu menjanjikan dengan imbalan,” Soerya memberikan contoh.

Soerya di hadapan warga Belakangpadang juga menyentil masalah kejujuran seorang pemimpin. Soerya mengajak semua kontestan pilkada harus jujur karena masyarakat akan melihatnya secara jernih.

“Jadi jangan ada pembohongan-pembohongan di masyarakat. Kalau SMA bilang SMA, S1 bilang s1, S2 bilang S2 atau S3 bilang S3. Jadi apa adanya saja,” ujar Soerya.

Dalam silaturahmi itu, cawagub Iman Sutiawan meneguhkan pilihan dan tidak goyah dengan berbagai manuver yang tidak pada tempatnya.

“Kita meminta silaturahmi tidak hanya sampai di sini. Namun harus bermakna dan memberi hasil sifnifikan pada 9 Desember mendatang,” ujar Iman.

Relawan, komunitas pendukung SInergi untuk Kepri yang mendapatkan nomor urut 1 ini pun menyatakan telah bergerak dan siap memenangkan Soerya-Iman pada Pilgub Kepri juga Lukita-Basyid pada Pilwako Batam. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa