free page hit counter

Pemugaran Situs Bersejarah di Penyengat Dimulai 2020

TANJUNGPINANG (suarasiber) – Pulau Penyengat yang baru saja dinobatkan sebagai Pulau Pertdamaian Dunia akan segera ditata wajahnya. Biar lebih elok, menarik dan merangsang hasrat wisatawan untuk berkunjung.

Dalam kunjungannya ke pulau ini pada hari Senin (30/9/2019). Plt Gubkepri Isdianto bersama Wali Kota Tanjungpinang Syahrul, mengatakan Pemprov Kepri dan Pemko Tanjungpinang akan berbagi tugas.

Pemprov akan fokus pada pembenahan jalan-jalan yang ada di Pulau Penyengat. Menurut Isdianto, akan diupayakan jalan-jalan tersebut dibuat lebih lebar. Namun jika hal tersebut memungkinkan.

“Kalau tidak, akan kita perhalus sehingga tamu yang datang tidak sakit bokongnya karena banyak lubang,” kata Isdianto.

Kunjungan ke Pulau Penyengat diawali dengan shalat zuhur di masjid Sultan Riau. Kemudian dilanjutkan dengan melihat kondisi jalan arah makam Raja Ali Haji, lanjut lagi ke Makam Raja Haji Fisabilillah dan terakhir ke Balai adat.

“Insya Allah 2020 jalan di Pulau Penyengat sudah bagus. Itu tugas kita. Kalau yang lain-lain seperti pemugaran dan sebagainya kita serahkan ke Pemko Tanjungpinang,” kata Isdianto

Sementara itu Wali Kota Tanjungpinang H. Syahrul dalam kesempatan ini mengatakan bahwa kondisi Pulau Penyengat memang perlu dibenahi dari segala lini. Apalagi penyengat sudah dikenal dunia. Ada dua makam pahlawan nasional didalamnya dan baru saja jadi Pulau Perdamaian Dunia.

“Kita telah berkoordinasi dengan Kemenpar RI, termasuk dengan Pemprov Kepri. Termasuk hingga hari ini lanjutannya. Mulai 2020 kita juga akan mulai melakukan pemugaran untuk situs-situs tang belum pernah tersentuh. Yang penting izinnya kita urus dulu sebelum melakukan pemugaran, karena di sini banyak peninggalan cagar budaya,” kata Syahrul. (mat)

Bagikan berita
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •  
  •