Jumat, 5 Juni 2026

Strategis di Perbatasan ASEAN, Jemaja Siap Jadi Kabupaten

Tayang:


Suarasiber (Anambas) – Masyarakat Pulau Jemaja kian tak sabar menanti kepastian lahirnya Daerah Otonomi Baru (DOB). Semangat pemekaran ini makin membara setelah kajian akademik menunjukkan 67 persen wilayah Jemaja dinyatakan layak menjadi kabupaten baru.

Hal itu terlihat saat acara silaturahmi dan diskusi bersama Bupati Kepulauan Anambas di Balai Pertemuan Masyarakat Jemaja (BPMJ), Senin (18/8/2025).

Ketua Umum Badan Perjuangan Pemekaran Kabupaten Kepulauan Jemaja (BP2KKJ), Dr (c) Edi Jaafar, SH, M.Kn, menegaskan bahwa perjuangan ini lahir dari semangat kolektif warga. BP2KKJ hanya menjadi wadah perjuangan, sementara energi utama datang langsung dari masyarakat.


“Sejak Musyawarah Besar Masyarakat Pulau Jemaja beberapa tahun lalu, semangat tidak pernah padam. Semua biaya perjuangan pun murni dari sumbangan masyarakat, tanpa ikatan apa pun,” ungkap Edi.

Ia menjelaskan, proses perjuangan kini sudah memasuki tahap berikutnya dengan melibatkan Pemerintah Provinsi Kepri dan DPRD Kepri, sebelum akhirnya diusulkan ke pemerintah pusat.

“Alhamdulillah, BP2KKJ sudah mengantongi Naskah Kajian Akademik yang dibuat tim ahli independen. Hasilnya jelas: Jemaja sangat layak menjadi kabupaten baru dengan potensi maritim dan daratan yang melimpah. Kini kami butuh dukungan penuh dari pemerintah daerah induk, agar perjuangan ini bisa sampai ke Jakarta,” tambahnya.

Edi, yang akrab disapa Eja, menekankan bahwa perjuangan pemekaran bukan hanya administratif, tetapi juga perjuangan politik. Karena itu, ia mengajak seluruh pemangku kepentingan—mulai dari bupati, wakil bupati, DPRD, partai politik, hingga tokoh masyarakat—untuk bersatu.

Masyarakat Jemaja, lanjutnya, tetap berkomitmen mendukung program pemerintah, baik di bidang infrastruktur, sosial, politik, maupun investasi, demi peningkatan ekonomi kawasan perbatasan itu.

Kajian akademik bahkan menyebutkan, 67 persen wilayah Pulau Jemaja memenuhi syarat kelayakan untuk menjadi Daerah Otonomi Baru (DOB).

“Kami yakin, cepat atau lambat, pemerintah pusat akan melahirkan Kabupaten Jemaja. Apalagi posisinya sangat strategis, berbatasan langsung dengan sejumlah negara ASEAN,” tegasnya optimistis. (***/eko)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Satresnarkoba Polres Anambas Ungkap Kasus Narkoba Sabu, Enam Terduga Pelaku Diamankan

Suarasiber.com (Anambas) — Satresnarkoba Polres Kepulauan Anambas berhasil mengungkap...

Open Tournament Genting Pulur Cup VI 2026 Digelar, 47 Tim Perebutkan Hadiah Rp66 Juta

Poster resmi Open Tournament Genting Pulur Cup VI Tahun 2026

Bupati Anambas Serahkan Bantuan Sapi Kurban Presiden RI di Letung

Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, menyerahkan bantuan sapi kurban Presiden RI kepada panitia Masjid Al Kautsar Letung, Kabupaten Kepulauan Anambas,Rabu (27/5/2026). Diskominfo Anambas

Penghentian Penuntutan Kasus Pengeroyokan di Anambas Disetujui, Dua Tersangka Dapat Keadilan Restoratif setelah Korban Memaafkan

Kejaksaan Negeri Kepulauan Anambas bersama pihak terkait menunjukkan dokumen penghentian penuntutan melalui Mekanisme Keadilan Restoratif (MKR) terhadap dua tersangka kasus pengeroyokan, Jumat (22/5/2026). Foto - Istimewa