Suarasiber.com (Batam) – Siapa pembunuh Fabio Muchamat Yusuf (16) yang jasadnya ditemukan terapung di Danau Purna Yudha Kabil terus diburu polisi.
Tim gabungan Unit Reskrim Polsek Nongsa, Jatanras Polda Kepri dan Satreskrim Polresta Barelang, setelah melalui berbagai pendalaman, menangkap dua orang yang diduga menikam korban.
OP dan RE, inisial kedua orang yang diamankan, adalah teman korban. Bahkan cukup akrab.
“Allhamdulilah, berkat kerjasama Unit Reskrim Polsek Nongsa, Satreskrim Polresta Barelang dan Jatanras Polda Kepri dua orang pelaku pembunuhan berhasil kita amankan tadi pagi sekira pukul 10.00 Wib di jalan raya Kabil arah Punggur,” ujar Kapolsek Nongsa Kompol Efendri Alie, dikutip dari kabarbatam.com, Ahad (12/1/2025).
Polisi juga mengamankan sebilah pisau yang diduga digunakan untuk menikam Fabio.
Menurut Efendri, ketiganya sempat bergurau. Namun ada hal yang membuat salah satu orang tersinggung. Bahkan ia dan korban kemdian berkelahi dengan tangan kosong. Penusukan dilakukan usai perkalhian tangan kosong.
OP dan RE telah diamankan di Satreskrim Polresta Barelang guna pemeriksaan lebih lanjut.
“Pelaku sudah kita amankan. Dan saat ini keduanya masih dalam pemeriksaan Satreskrim Polresta Barelang,” pungkasnya.
Fabio sendiri ditemukan sudah meninggal dalam keadaan mengapung di Danau Purna Yudha, Kelurahan Kabil, Kecamatan Nongsa. Di tubuhnya ditemukan bekas tikaman senjata tajam.
Remaja kelahiran 2009 ini merupakan warga Buana Garden, Kelurahan Mangsang, Kecamatan Sei Beduk, Kota Batam. (***)
Editor Ady Indra P





