Kamis, 4 Juni 2026

Nelepon Istrinya 100 Kali Sehari untuk Buktikan Cinta, Suami Ini Ditangkap Polisi

Tayang:


Suarasiber.com – Ada-ada saja perilaku suami yang ingin menunjukkan bukti cintanya kepada istri. Namun cara yang satu ini justru menjadi bumerang,

Seorang suami di Jepang berusia 38 tahun akhirnya ditangkap polisi karena melanggar UU anti penguntit.

Melansir Oddity Central, panggilan yang dilakukan secara anonim ini mulai diterima seorang istri dari Amagasaki, di Prefektur Hyogo Jepang, pada 10 Juli.


Anehnya, perempuan berusia 31 tahun ini hanya menerima panggilan dengan nomor anonim tanpa bicara apapun. Akhirnya si penerima menutup telepon karena frustasi.

Hari-hari berikutnya hal yang sama kembali terulang. Lantaran nomor yang masuk diseting anonim, si perempuan tak bisa begitu saja memblokirnya.

Jumlah panggilan telepon sering berlebihan dan membuat frutasi. Ada yang sampai 100 kali sehari, dengan perilaku yang sama, tanpa suara di ujung telepon.

Lama-lama si perempuan mencurigai suaminya sendiri sebagai penelapon anonim. Pasalnya, teror telepon akan berhenti ketika suaminya di rumah malam hari, atau saat pasangan ini istirahat di rumah.

Telepon juga tak akan berdering ketika si istri meminjam ponsel suaminya untuk sakadar bermain gim.

Istri akhirnya meminta bantuan polisi untuk membantu memecahkan misteri teror telepon anonim itu. Dugaan sang istri ternyata benar, suaminyalah si penelpon misterius itu.

Hingga akhirnya pada 4 September suaminya ditangkap polisi di Amagasaki karena melanggar undang-undang anti-penguntit Jepang.

Kepada polis, suami mengakui sangat mencintai istrinya. Ia menempatkan penguntitan itu sebagai bukti cinta kepada istrinya.

Polisi di Amagasaki telah mengonfirmasi bahwa ini adalah kasus pertama penguntitan telepon yang melibatkan pasangan yang tinggal bersama.

Di Jepang, banyak pasangan yang hidup terpisah karena alasan pekerjaan. Namun yang ini unik, karena baik suami dan istrinya tinggal di satu kota dan satu rumah. (syaiful)

Editor Yusfreyendi

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

Veda Ega Pratama Start dari Posisi 20, Finis Gemilang di Peringkat 8 Moto3 Catalunya

Suarasiber.com - Pembalap Indonesia yang membela Honda Team Asia,...

Veda Ega Pratama Masih Kesulitan di FP1 Moto3 Catalunya 2026, Hakim Danish Tampil Tercepat

Suarasiber.com - Pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, masih...