Kamis, 4 Juni 2026

Yan Fitri Terima Gelar Adat Datok Sri Indera Pahlawa dari LAM Kepri

Tayang:


Suarasiber.com – Dato Setia Bijaya Mahkota Negeri, Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad menghadiri Majelis Istiadat Penganugerahan Gelar Adat kepada Kapolda Kepri Irjen Pol Yan Fitri Halimansyah, oleh LAM Kepri di Balai Adat Seri Indera Sakti, Gedung LAM Kepri, Tanjungpinang, Senin (5/8)

Pada kesempatan itu Kapolda Kepri dianugerahi Gelar Datok Sri Indera Pahlawan, yang lebih kurang bermakna Pemimpin yang Mulia dan Pejuang yang Gagah Berani.

Hadir juga pada acara tersebut, Dato Seri Sakti Bhayangkara Utama, Wakapolri Agus Andrianto yang memasangkan tanda kebesaran adat berupa tanjak kepada Kapolda, serta Gubernur Ansar yang berkesempatan pemasangan selempang dan pingat.


Prosesi dimulai dengan pembacaan Warkah Petuah Adat, Warkah Pengistiharan, serta Warkah Penganugerahan Gelar Adat, pemasangan tanda kebesaran, serta tepuk tepung tawar.

Gubernur Ansar menyebutkan, penganugerahan ini sangat istimewa, diberikan kepada salah satu tokoh daerah yang telah menunjukkan dedikasi dan kontribusi luar biasa dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Negeri Segantang Lada.

“Saya dengan bangga menyampaikan bahwa gelar adat Melayu sangat pantas diberikan kepada seorang tokoh daerah yang telah berperan besar dalam mewujudkan keamanan dan kesejahteraan Masyarakat, khususnya bagi Masyarakat Kepulauan Riau” ujarnya.

Menurut Gubernur, Kapolda Kepri Yan Fitri bukan hanya seorang pemimpin di tubuh Kepolisian Daerah Kepulauan Riau, tetapi juga sosok yang senantiasa menjadi inspirasi bagi Masyarakat Kepulauan Riau sebagai Putera Daerah yang telah berkontribusi dalam setiap pengabdiannya, khususnya di institusi Kepolisian Republik Indonesia.

“Oleh sebab itu, Gelar kebesaran adat Melayu yang kita anugerahkan pada Beliau hari ini adalah bentuk penghargaan tertinggi dari masyarakat Kepulauan Riau atas dedikasinya yang luar biasa” ucap Gubernur Ansar.

Sementara itu, Kapolda Kepri mengatakan, walaupun gelar ini terasa berat di bahu, namun ia optimis dapat memikulnya karena ini adalah amanah.

“Orang Melayu sangat memegang sifat amanah, taat, dan setia. Amanah mencerminkan iman dan takwa. Dengan penganugerahan gelar ini sebagai putra melayu telah memahami gelar ini melekat dan didalamnya terkandung doa dan harapan” ungkapnya. (ron)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa