Kamis, 4 Juni 2026

Semarak Hari Bhayangkara, Polres Bintan Gelar Nobar Wayang Kulit

Tayang:


Suarasiber.com – Mabes Polri menyelenggarakan pagelaran wayang kulit bersama dengan TNI, yang dihadiri oleh Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI Jenderal TNI agus Subiyanto di Jakarta, Jumat (5/7/2024) malam.

Nonton wayang kulit ini juga dilakukan Polres, termasuk Polres Bintan. Digelar di Mapolres Bintan, acara dihadiri Wakapolres Bintan Kompol Amir Hamzah dan sejumlah Pejabat Utama Polres Bintan serta FKPD Bintan seperti dari Fasharkhan, Satrad 213 Tanjungpinang.

Nonton Bareng tersebut juga dihadiri oleh Ketua dan pengurus Paguyuban Jawa / PKJ Kabupaten Bintan, Ketua Paguyuban Kediri Manunggal Bintan serta pengurus Paguyuban Kediri Manunggal Bintan dan masyarakat pecinta Wayang.


Kasi Humas Polres Bintan Iptu Missyamsu Alson menjelaskan bahwa pertunjukan wayang kulit ini tidak hanya untuk merayakan HUT Bhayangkara, tetapi juga sebagai upaya Polri dalam melestarikan seni dan budaya.

Pertunjukan wayang kulit tersebut dengan lakon “Tumurune Wiji Sejati” dengan Dalang Ki Hj Dr Yanto, Ki Mpp Bayu Aji Pamungkas, Ki Sri Guncoro dan Ki Harso Widi Santoso.

“Wayang Tumurune Wiji Sejati adalah bentuk seni pertunjukan wayang kulit yang menggabungkan elemen-elemen tradisional dan kontemporer untuk menceritakan kisah-kisah moral dan spiritual,” kata kasi Humas.

“Dalam Pertunjukan disampaikan pesan-pesan yang relevan dengan kehidupan modern sambil tetap menghormati tradisi, Wayang Tumurune Wiji Sejati, yang berarti “Turunan dari Benih Sejati” yang mengangkat tema-tema yang berhubungan dengan perjalanan spiritual dan pencarian jati diri,” ungkap Iptu Alson.

Iptu Alson juga menyampaikan dalam pertunjukan tersebut, cerita-cerita dari epik klasik seperti Mahabharata dan Ramayana diadaptasi untuk mencerminkan tantangan dan dilema yang dihadapi oleh masyarakat saat ini. Hal ini membuat pertunjukan wayang kulit ini tidak hanya menghibur, tetapi juga mendidik.

Salah satu ciri khas dari Wayang Tumurune Wiji Sejati adalah penggunaan tokoh-tokoh wayang yang didesain ulang dengan tampilan yang lebih modern dan dinamis, tanpa meninggalkan esensi dari karakter tradisionalnya. Dalang, atau pencerita utama, memanfaatkan teknologi suara dan pencahayaan untuk menciptakan atmosfer yang lebih dramatis dan imersif.

“Mari kita mencintai budaya-budaya daerah yang ada di Indonesia ini, sebagai pemersatu Bangsa dengan semangat Bhinneka Tunggal Ika,” ajaknya. (***)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Bintan Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Roby Kurniawan Sebut Hasil Kerja Kolektif Seluruh OPD

Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima LHP LKPD Tahun Anggaran 2025 dari Kepala BPK Perwakilan Kepulauan Riau, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby: Inovasi Harus Berkelanjutan, Galanova Award 2026 Jadi Pemacu Kinerja OPD Bintan

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan penghargaan Galanova Award 2026 kepada perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan sebagai peringkat I Kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Terinovatif di Bintan, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby Siapkan Layanan Home Care 21 Hari bagi Jemaah Haji Bintan yang Baru Pulang dari Tanah Suci

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyalami jemaah haji asal Bintan saat penyambutan kepulangan Kloter BTH 01 Embarkasi Batam di Aula Arafah I Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati dan Wakil Bupati Bintan Hadiri Sholat Idul Adha, Serahkan Sapi Kurban Presiden RI

Bupati Bintan Roby Kurniawan di dampingi Sekda Bintan Ronny Kartika mengikuti Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Bola Kampung Simpangan KM 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan