Jumat, 5 Juni 2026

Pemprov Kepri Libatkan Kampus Dorong Penurunan Stunting

Tayang:


BATAM (suarasiber.com) – Gubernur Kepulauan Riau Ansar Ahmad mengajak seluruh civitas akademika untuk berperan aktif dalam upaya percepatan penurunan stunting di provinsi ini. Hal ini disampaikan dalam Seminar Peran Civitas Dalam Upaya Percepatan Penurunan Stunting melalui Kampus Peduli Stunting Kepulauan Riau (Kamping Kepri) yang digelar di Aula Kampus Universitas Ibnu Sina Batam, Sabtu (16/12/2023).

Gubernur Ansar mengatakan, stunting merupakan salah satu isu strategis yang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat dan daerah. Stunting berkaitan dengan masa depan bangsa dan beban pemerintah dalam menjamin kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pemerintah menerbitkan Peraturan Presiden (Perpres) nomor 72 tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting.

“Kenapa stunting ini menjadi perhatian khusus pemerintah karena bicara stunting kita bicara masa depan bangsa, kita bicara beban-beban pemerintah. Kita harus menjamin bahwa negara ini ke depan dibangun oleh insan-insan Indonesia yang produktif, oleh karena itu percepatan penurunan stunting sangat penting,” ungkapnya.


Ia menambahkan, jika Indonesia ingin memanfaatkan bonus demografi, maka harus memastikan bahwa masyarakat usia produktif bebas dari stunting. Untuk itu, presiden selalu mengingatkan kepada seluruh kepala daerah untuk menangani masalah stunting ini.

Gubernur Ansar pun mengapresiasi capaian Kepri dalam menurunkan angka stunting. Ia menyebut, Kepri berada di urutan ke 4 terendah dari 38 provinsi. Di tahun 2021 angka stunting berada di 17,6 persen. Kepri berhasil menurunkan di tahun 2022 sebanyak 2,2 persen sehingga tinggal 15,4 persen.

“Tapi intruksi Presiden, 2024 ini kita harus berada di angka di bawah 14 persen. Maka kita harus bekerja keras di akhir tahun 2023 nanti kemungkinan menurunkan 0,8 persen jadi kita harus berada di angka kira-kira 14,4 persen, oleh karena itu di tahun 2024 kita kejar lagi supaya di tahun 2024 akhir kita di bawah angka 14 persen,” ujarnya.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Gubernur Ansar mengatakan, tidak bisa dilakukan oleh pemerintah sendiri tanpa keterlibatan semua pihak baik swasta, masyarakat, sampai keterlibatan kampus. Ia mencontohkan, Kabupaten Karimun yang berhasil menurunkan angka stunting sampai 11 persen dari 15 persen tahun sebelumnya.

“Lalu program-program apa yang kita dorong supaya angka stunting cepat menurun dengan waktu yang tersisa ini, kita harus yakin jangan-jangan 14 persen, 11 persen pun kita bisa turunkan. Karimun itu memiliki pengalaman cukup bagus masalah stunting insyaallah kita akan belajar ke sana. Mereka bisa menurunkan angka stunting sampai 11 persen dari 15 persen tahun kemarin,” tuturnya.

Ia juga mengapresiasi para mahasiswa yang membantu untuk ikut serta mengedukasi masyarakat soal stunting. Ia berharap, banyak kampus-kampus yang ikut serta memberikan perhatian terhadap stunting di Kepri ini.

“Seharusnya warga Kepri ini tidak ada yang stunting, karena Kepri ini 96 persen lautan banyak protein nabati dan hewani ikan penghasil terbesar di Kepri, tapi masyarakatnya banyak yang stunting,” kata Gubernur Ansar

Turut hadir dalam seminar tersebut Kepala Perwakilan BKKBN Kepri Rohina, Direktur Poltekkes Kemenkes Tanjungpinang Iwan Iskandar, Rektor Universitas Ibnu Sina Mustaqim Syuaib, KMP Satgas Stunting Kepri Aditya Wira Pratomo, para pimpinan perguruan tinggi atau yang mewakili, serta Tim Percepatan Pembangunan dan Kepala OPD Kepri yang hadir. (***)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Banyak Orang Masuk Sauna untuk Berkeringat, Teknologi Ini Diklaim Beri Manfaat Lebih dari Sekadar Relaksasi

Pengelola dan tim Biohacking Sauna Zetta Wellness berfoto di depan lokasi layanan sauna kesehatan berbasis teknologi di Kompleks Pertokoan Bintan Centre, Tanjungpinang, Selasa (2/6/2026). Foto - Suarasiber.com/sya.

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri