Suarasiberdotcom – Cuitan bos badan antariksa Rusia (Roscosmos) Dmitry Rogozin yang menyindir SpaceX justru mendapatkan cemoohan warganet.
Warganet mengatakan Rogozin belum mau menerima keberhasilan SpaceX sepanjang tahun ini.
Dalam postingan yang diunggah di Twitter dan Facebook, Rogozin memperlihatkan beberapa foto teknisi Roscosmos menyelamatkan roket Soyuz di tengah salju yang tebal.
Bukannya menceritakan bagaimana teknisinya, ia justru menyenggol Boca Chica yang merupakan tempat SpaceX mengembangkan prototipe roket Starship.
Dikutip dari ArsTechnica, Rabu (23/12/2020), Rogozin menuliskan foto itu bukanlah Boca Chica. Melainkan Yakutia di tengah musim dingin.
Disebutkannya, tim di wilayah jatuhnya stage kedua misi One Web ditempatkan dua hari sebelum peluncuran kemarin. Temperatur – minus 52 derajat.
“Saya ingin tahu apakah SpaceX yang lemah lembut mampu bekerja dalam kondisi seperti itu,” ujarnya.
Seperti banyak diberitakan, roket Soyuz 2.1b milik Roscosmos meluncur dari Kosmodrom Vostochny membawa 36 satelit OneWeb ke luar angkasa, Jumat pekan lalu. Roket ini memiliki dua stage yang jatuh di wilayah Yakutia yang untungnya tidak memiliki populasi yang padat.
Yakutia kondisi geografisnya sangat menantang, terlebih musim dingin. Rogozin bermaksud membandingkan kerja keras timnya dibandingkan tim SpaceX yang dinilainya lembek.
Justru warganet memberikan jawaban, tim SpaceX memang tidak perlu bekerja di kondisi yang menantang untuk menyelamatkan roket karena mereka telah membuat roket yang pintar.
Teknologi terbarunya, roket Falcon 9 buatan SpaceX dirancang agar bisa mendarat kembali di daratan atau di kapal drone agar bisa digunakan kembali. Sedangkan stage keduanya bisa diarahkan untuk memasuki atmosfer dan terbakar.
Sejak SpaceX berhasil menerbangkan astronaut ke luar angkasa menggunakan kapsul Crew Dragon, NASA tidak lagi perlu menyewa tempat di roket Soyuz dan akibatnya Roscosmos kehilangan salah satu sumber pendapatannya.(mat)





