Kamis, 4 Juni 2026

Tuntaskan Dendam, Pelaku Pukul Kepala Korban Pakai Palu 9 Kali

Tayang:


Suarasiber.com – NS (23) marah ke Kit Fo (42), gara-gara sepeda motornya hilang saat dibawa Kit Fo. Kit Fo sudah menggantinya tapi tidak sesuai dengan yang hilang.

Kemarahan itu berubah menjadi dendam, yang kemudian dituntaskan dengan membunuh Kit Fo.

Tujuannya, supaya sepeda motor yang dimiliki Kit Fo, bisa diambil alih oleh NS.


Caranya, NS lebih dulu menyiapkan palu, yang akan dia pukulkan ke kepala Kit Fo, saat mereka naik sepeda motor.

Kit Fo yang bawa motor, NS di boncengan. Saat itulah kepala korban dipukul dari belakang. Setelah jatuh, dipukul lagi berkali-kali.

Hal ini diungkapkan polisi saat mengungkap penyebab tewasnya pria di pinggir Jalan Kampung Bayur, Kota Tangerang.

“Alat yang digunakan tersangka membunuh korban adalah palu,” ujar Kapolsek Jatiuwung, Kompol Aditya Sembiring dalam keterangannya, Senin (23/11/2020).

“Tersangka sudah menyiapkan palu sebelum melakukan aksinya. Dari hasil otopsi, diketahui korban mengalami luka akibat benda tumpul di sekitar kepala sebanyak 9 kali,” sambungnya.

Tak hanya memukul kepala korban sebanyak 9 kali, kata Aditya, tersangka juga meninggalkan korban di tengah jalan. Setelah melakukan aksinya, tersangka membuang barang bukti palu di sungai daerah Sepatan.

“Saya tambahkan lagi jadi setelah melakukan perbuatannya pelaku menuju ke daerah Sepatan.

Untuk membuang palu yang digunakan oleh tersangka ini di sungai, alhamdulillah palu bisa ditemukan, dan itu menjadi barang bukti,” ujarnya

Untuk kronologi kejadiannya, lanjut Aditya, korban sebelum dibunuh sempat membonceng tersangka. Pelaku NS saat itu minta diantarkan ke rumah saudaranya.

“Awalnya tersangka minta diantar ke rumah saudaranya. Jadi ketika dipukul, korban langsung tersungkur kemudian tersangka mengambil alih motor. Korban dipukul beberapa kali di kepala,” tuturnya.

Menurut Aditya, pelaku menghabisi nyawa korban lantaran dendam karena persoalan penggantian motor.

Sebelumnya, korban menghilangkan motor pelaku. Sudah sempat diganti dengan motor yang. Tapi tidak sesuai dengan keinginannya.

“Dari hasil pemeriksaan, dulu motor pelaku pernah hilang, mau diganti tapi enggak sesuai ekspektasi.

Akhirnya dia (ingin) bagaimana menghabisi korban, terus motornya diambil,” tukasnya. (mat) 

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Kasum TNI Pimpin Delegasi Indonesia di TSASM 2026 Singapura, Perkuat Kerja Sama Pertahanan Bilateral

Kasum TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon dan Chief of Staff–Joint Staff SAF Brigadier General Chan Ching Hao menunjukkan risalah Sidang ke-22 TNI-SAF Annual Staff Meeting (TSASM) 2026 yang telah ditandatangani di Singapura (4/6/2026). Foto - Puspen TNI

UU P2SK Resmi Disahkan DPR, Perkuat OJK dan LPS hingga Bentuk Satgas Pinjol serta Judi Online

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (kiri) menyerahkan dokumen kepada pimpinan DPR RI saat Rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Jakarta, Kamis (4/6/2026). Foto - kemenkeu.go.id

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga Tinjau Infrastruktur Energi di Sumatera Barat, Pastikan Distribusi BBM dan LPG Tetap Andal

Komisaris Utama Pertamina Patra Niaga, Sabar Yudo Suroso (kedua kanan), meninjau operasional agen LPG saat kegiatan Management Walkthrough (MWT) di Sumatera Barat, Selasa (2/6/2026). Foto - Istimewa

Pasukan TNI Kontingen Garuda UNIFIL Kembali ke Tanah Air, Raih Penghargaan Internasional dan Harumkan Nama Indonesia

Asops Panglima TNI Letjen TNI Bobby Rinal Makmun menyerahkan penghargaan kepada personel Satgas TNI Kontingen Garuda UNIFIL saat penyambutan pasukan perdamaian PBB di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Rabu (3/6/2026). Foto - Puspen TNI