Kamis, 4 Juni 2026

PT SBP Dukung Pengembangan RSUD Kepri di Tanjunguban

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Keinginan Pemprov Kepri untuk memperluas RSUD di Tanjunguban demi peningkatan pelayanan didukung oleh PT Surya Bangun Persada (SBP).

Pertemuan membahas hal ini dilakukan di Kantor Gubernur Kepri, Dompak, Tanjungpinang, Selasa (16/6/2020). PT SBP dilibatkan lantaran lahan RS yang sekarang berbatasan dengan lahan milik perusahaan tersebut.

Jika diperluas, solusi yang memungkinkan ialah menggunakan lahan yang sekarang dimiliki PT SBP.


“Sudah selayaknya RSUD Tanjunguban kita kembangkan. Dan dalam hal ini, kita mau PT SBP selaku pemilik lahan ikut berpartisipasi dan berkontribusi dalam pengembangan ini. Entah itu dengan cara menghibahkan lahannya atau bagaimanalah,” ujar Isdianto yang memimpin rapat.

Lahan yang dibutuhkan sekitar 10 hektare. Dan Isdianto berharap masalah lahan ini bisa segera selesai sehingga master pane pengembangannya bisa segera dibuat.

“Ini semua murni demi kepentingan masyarakt kita. Karena kesehatan adalah hak dasar masyarakat yg tidak bisa ditawar-tawar. Kita harus menyiapkan sarana dan prasarananya dengan baik,” kata Isdianto.

Hadir juga dalam rapat ini anggota DPRD Kepri Lis Darmansyah, Asisten I Pemprov Kepri Raja Ariza, Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana, direktur RSUD Kepri Tanjung Uban Kurniakin W A. Girsang, Perwakilan PT. SBP Sianturi serta beberapa kepala OPD.

Menanggapi hal ini, perwakilan dari pihak PT. SBP, Sahat Sianturi mengatakan bahwa pihaknya sepakat dan sepaham terkait wacana pengembangan RSUP Tanjung Uban. Untuk pernyataan kesepakatannya tersebut, Siantiri menegaskan lagi bahwa hal tersebut bukan hanya sekedar lips service. Namun akan segera ditindak lanjuti.

“Semua yang sudah disampaikan sudah saya pahami. Dan akan saya sampaikan ke Direktur. Pada intinya kita sepakat dan akan mendukung hal ini. Dan saya katakan ini bukan hanya sekedar lips servie saja. Namun kita minta agar bapak melayangkan surat yang ditujukan langsung ke direktur. Karena ini menyangkut aset perusahaan. Makanya akan kita bahas sampai ke para anggota pemegang saham. Sekali lagi, pada intinya kami mendukung sekali hal ini,” kata Sianturi.

Menanggapi pernyataan pihak PT. SBP, Isdianto tampak senang dan mengaku tidak keberatan untuk menyurati direktur PT.SBP. Namun Isdianto juga meminta agar setelah surat dilayangkan, pihak PT. SBP segera menindaklanjutinya.

“Hal yang paling pertama kita butuhkan dalam pengembangan ini adalah lahan. Makanya kalo bisa setelah surat kita layangkan, agar segera ditindak lanjuti. Jangan berlama-lama. Karena kita upayakan agar segera bisa kita bikin perencanaannya, lalu kita pikirkan anggarannya. Kita juga akan mencoba sharing kenpusat, sehingga di 2021 bisa kita mulai kerjakan,” tutup Isdianto.(mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa