Kamis, 4 Juni 2026

KPK Ingatkan Pemda di Kepri terkait Pengelolaan Aset

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Pemprov Kepri mendapat penilaian tertinggi untuk Monitoring Centre for Prevention (MCP) 2019, untuk wilayah Provinsi Kepri. Disusul Pemkab Anambas dan Pemkab Natuna.

Peringkat berikutnya, adalah Pemko Batam, Pemkab Karimun dan Pemko Tanjumgpinang. Selanjutnya, Pemkab Bintan dan Pemkab Lingga.

Penilaian dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dan, disampaikan di Rakor Progam Pencegahan Korupsi Terintregrasi (PPKT) tahun 2020 dengan KPK melalui video conference kantor gubernur di Dompak, Tanjungpinang, Senin (11/5/2020).


Plt Gubkepri H Isdianto dan bupati serta wako se-Provinsi Kepri ikut hadir di vicon yang dipimpin Nana Mulyana, Plt. Korwil Wilayah IV yang juga Deputi Bidang Pencegahan dan Penindakan KPK.

Menurut Nana Mulyana, rakor ini merupakan tindak lanjut dari komitmen bersama yang sudah dibangun melalui MoU antara KPK, gubernur, bupati dan DPRD yang pernah ditandatangani.

Rakor ini membahas soal perbaikan tata kelola pemerintahan, pengelolaan dan penyelamatan aset daerah. Kemudian, penyaluran dan pengelolaan dana desa, outcome Unit Kerja Pengadaan Barang/Jasa (UKPBJ) dan beberapa hal lainnya.

Paparannya pembahasan disampaikan
Iwan Lesmana, perwakilan KPK untuk wilayah Kepulauan Riau. Dan, diawali dengan laporan penilaian KPK. Untuk pencapaian MCP di tahun 2019, seperti telah disebut di atas.

“Kami berharap untuk beberapa item penilaian yang masih di bawah standar, agar ke depannya diperbaiki. Ini penting untuk kebaikan daerah yang bersangkutan,” kata Iwan Lesmana.

Sementara itu Plt Gubernur Kepri H. Isdianto, mengatakan hasil penilaian ini bisa lebih memotivasi. Dan, bekerja guna meningkatkan pencapaian target lainnya.

“Alhamdulillah, jika hasil kinerja kita dinilai baik oleh KPK. Perlu kami sampaikan kepada ketua KPK, bahwa ada 8 item MoU yang pernah dilakukan untuk meningkatkan pengelolaan aset dan keuangan daerah.

Dan, sampai saat ini sudah kita laksanakan sekitar 50 persen. Masih ada sisa waktu untuk menuntaskannya. Semoga di akhir 2020 nanti semua target bisa kita capai,” ujar Isdianto. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa