Kamis, 4 Juni 2026

Anak Nelayan Lingga yang Sudah Yatim Itu, Kini Bernama Brigadir Dua Polisi Suryanto Sarizal

Tayang:


TANJUNGPINANG (suarasiber) – Tangis Ambriati tak tertahankan saat menyaksikan anak bungsunya Suryanto Sarizal dilantik sebagai Bripda Polisi, Senin (2/2/2020) di Sekolah Kepolisian Negara Tanjungbatu, Karimun, Provinsi Kepri.

Kebanggaan kepada anaknya membuat Ambriati menangis haru. Dia tak pernah membayangkan anak bungsunya bisa jadi polisi.

Apalagi sejak suaminya yang bekerja sebagai nelayan di Lingga, meninggal dunia. Saat itu Suryanto masih duduk di bangku kelas 2 SMA.


Sejak suaminya meninggal, Ambriati harus memikul beban sendirian membesarkan dan mendidik tiga anaknya. Hanya membuat kue kampung yang dia bisa.

Jalan itulah yang diambilnya. Dia membuat kue sendiri dan menjualnya dengan berkeliling kampung di Lingga. Ambriati tahu, anak bungsunya itu sejak kecil ingin jadi polisi.

Tapi dia juga menyadari kondisi ekonomi keluarga yang bersandar dengan berjualan kue kampung. Dia pun terus memohon kepada Yang Maha Kuasa, agar cita-cita anaknya tercapai.

Hanya doa yang dia punya. Doa itu yang mengantar Suryanto Sarizal lulus tes polisi dan menyelesaikan pendidikan polisinya tanpa biaya sama sekali.

“Tidak ada biaya apapun. Semua tes yang dilalui atas kemauan anak saya, karena sudah menjadi cita-citanya.

Saya hanya mendukung untuk dia supaya mengikuti dan menjalani. Hanya doa yang bisa saya kirimkan,” kata Ambriati, ditemui di sela-sela pelantikan bintara Polri.

Bungsu dari tiga bersaudara itu dilantik oleh Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto SIK bersama 165 orang bintara remaja lainnya.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya telah melaksanakan pelantikan anak saya menjadi Bripda polisi. Saya bersyukur anak saya sekarang telah menjadi polisi. Dia jadi kebanggaan saya dan keluarga,” ujarnya sembari berurai air mata.

Bripda Pol Suryanto pun larut dalam keharuan. Tidak banyak ucapan yang bisa disampaikan, selain ucapan terima kasih kepada almarhum ayahnya.

Dan, kepada ibunya yang telah bertungkuslumus mendidik, membesarkan serta tiada henti mendoakannya.

Anak nelayan yang sudah yatim itu, kini menjadi polisi. Menjadi kebanggaan keluarga. Juga kebanggaan masyarakat di daerahnya.

Maka, tepatlah pesan yang disampaikan Kapolri Jenderal Idham Azis, yang dibacakan Kapolda Kepri Irjen Pol Andap Budhi Revianto.

“Tunjukan kepada mereka bahwa saudara adalah personel Polri yang berprestasi. Senantiasa menjaga kehormatan diri dan institusi serta menjadi teladan dan kebanggaan bagi masyarakat, bangsa, dan negara.” (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Tak Hanya Duta Bahasa Kepri, Mahasiswa UMRAH Andi Ampa Djaya Raih Juara Film Pendek Internasional

Andi Ampa Djaya, mahasiswa FKIP UMRAH, menunjukkan trofi dan sertifikat Juara I lomba berbalas pantun tingkat nasional di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, 2026. Foto - KJK Kepri

Komunitas Jurnalis Kepri Sembelih 1 Sapi dan 1 Kambing pada Idul Adha 2026, Perkuat Solidaritas dan Semangat Berbagi

Pengurus Komunitas Jurnalis Kepri (KJK), Novianto, menunjukkan sapi kurban yang akan disembelih pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah/2026 di Tanjungpinang, Kepulauan Riau, Jumat (6/6/2026). Foto - KJK Kepri

Kejati Kepri Perkuat Tata Kelola dan Pengawasan, Kajati Lantik Pejabat Baru dan Tekankan Integritas

Jajaran pejabat Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau mengikuti pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat Eselon IV di Aula Sasana Baharuddin Lopa, Senin (25/5/2026). Foto - Kasi Penkum Kajati Kepri

Ketua KKSS Kepri Bangga, Andi Ampa Djaya Juara Duta Bahasa Kepri 2026

Ketua BPW KKSS Kepri, Ady Indra Pawennari, bersama Andi Ampa Djaya usai dinobatkan sebagai Juara II Putra Duta Bahasa Kepri 2026 pada malam puncak Pemilihan Duta Bahasa Provinsi Kepri di Ballroom Alltrue Hotel, Tanjungpinang, Kamis (21/5/2026). Foto - Istimewa