Kamis, 4 Juni 2026

Wabah Virus Corona Bikin Sense of Crisis Wabup Bintan Dalmasri Mencuat

Tayang:


BINTAN (suarasiber) – Wakil Bupati Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menampilkan gestur sense of crisis (kepekaan menghadapi krisis). Sekaligus, membuktikan pemerintah ada saat warganya menghadapi krisis.

Krisis yang melanda industri pariwisata di Pulau Bintan, pascawabah virus corona di Cina. Wabah yang menimbulkan badai di banyak belahan dunia. Termasuk, Indonesia, Kepri dan Bintan.

Khusus bagi Bintan, dampaknya langsung terasa dengan dirumahkannya ratusan karyawan harian atau daily worker di sejumlah hotel dan resort.


Karena, tingkat hunian di hotel dan resort menyusut drastis. Bahkan susutnya hingga sekitar 95 persen. Itu baru dampak jangka pendek.

Dampak jangka panjangnya seperti penurunan jumlah penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Bintan, belum terlihat. Tapi pasti akan terasa.

Mengingat sekitar 51 persen jumlah PAD Bintan, berasal dari sektor pariwisata. Karena belum terasa itu maka tak banyak pemimpin yang menyadarinya.

Apalagi, menyiapkan solusi untuk mengatasinya.

Namun, Dalmari menyadari betul hal tersebut. Dan, dia sudah mengintruksikan Kadis Kebudayaan dan Pariwisata (Budpar) Bintan.

Agar, sesegera mungkin melakukan pertemuan dengan stakeholder terkait industri pariwisata di Bintan. Tujuannya, agar solusi krisis tersebut bisa segera diatasi.

Wan Rudy Iskandar, secara terpisah membenarkan hal itu.

Musyawarah mufakat diperlukan, ujar Dalmasri, agar solusi yang diperoleh bisa dilaksanakan paripurna secara bersama.

“Ini masalah bersama, kita cari solusinya bersama-sama. Dan, kita laksanakan bersama-sama,” kata Dalmasri dalam perbincangan dengan suarasiber.com, kemarin.

Sehingga, berbagai kemungkinan buruk sebagai akibat dampak wabah virus corona di Bintan, dapat diantisipasi. Paling tidak, para pelaku usaha jasa pariwisata bisa tetap bekerja.

Dan, target penerimaan PAD Kabupaten Bintan 2020, tidak sampai harus direvisi karena minimnya jumlah kunjungan wisman asal Cina.

Jika PAD turun, banyak sekali dampak lain yang muncul. “Maka, solusi permanen masalah ini harus segera kita siapkan secara bersama,” tukas Dalmasri, yang mantan Ketua DPRD Kabupaten Bintan 2005 – 2009 dan anggota DPRD Provinsi Kepri 2009 – 2014. (mat)

Loading...

BAGIKAN BERITA INI

spot_img

Update

spot_img

BACA JUGA
Berita lainnya

Bintan Raih Opini WTP ke-15 Berturut-turut, Roby Kurniawan Sebut Hasil Kerja Kolektif Seluruh OPD

Bupati Bintan Roby Kurniawan menerima LHP LKPD Tahun Anggaran 2025 dari Kepala BPK Perwakilan Kepulauan Riau, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby: Inovasi Harus Berkelanjutan, Galanova Award 2026 Jadi Pemacu Kinerja OPD Bintan

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyerahkan penghargaan Galanova Award 2026 kepada perwakilan Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bintan sebagai peringkat I Kategori Inovasi Tata Kelola Pemerintahan Terinovatif di Bintan, Selasa (2/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati Roby Siapkan Layanan Home Care 21 Hari bagi Jemaah Haji Bintan yang Baru Pulang dari Tanah Suci

Bupati Bintan Roby Kurniawan menyalami jemaah haji asal Bintan saat penyambutan kepulangan Kloter BTH 01 Embarkasi Batam di Aula Arafah I Asrama Haji Batam, Senin (1/6/2026). Foto - Diskominfo Bintan

Bupati dan Wakil Bupati Bintan Hadiri Sholat Idul Adha, Serahkan Sapi Kurban Presiden RI

Bupati Bintan Roby Kurniawan di dampingi Sekda Bintan Ronny Kartika mengikuti Sholat Idul Adha 1447 Hijriah bersama masyarakat di Lapangan Bola Kampung Simpangan KM 16, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya, Bintan, Rabu (27/5/2026). Foto - Diskominfo Bintan